Loading...

Penyuluh Himbau Manfaatkan Limbah Pertanian Untuk Pakan

Penyuluh Himbau Manfaatkan Limbah Pertanian Untuk Pakan
Kekeringan yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Bone bagian selatan, Provinsi Sulawesi Selatan, bukan hanya membuat lahan pertanaman padi mengalami kekeringan tetapi hijauan pakan ternak juga mengalami kekurangan. Penyuluh pertanian Dinas Peternakan wilayah Kec. Bontocani-Patimpeng, Yusran A. Yahya NS menghimbau kepada para petani-peternak untuk memanfaatkan limbah-limbah pertanian khususnya perkebunan yang merupakan komoditi andalan di Kec. Bontocani dan Kec. Patimpeng sesuai topografinya. “Untuk pakan tersebut, pemanfaatan limbah sebagai pakan ternak merupakan suatu alternatif bijaksana dalam upaya memenuhi kebutuhan nutrisi bagi ternak. Mengingat penyediaan rumput dan hijauan pakan lainnya sangat terbatas. Apalagi saat sekarang ini, hujan tak kunjung turun” ucap Yusran Limbah yang berasal dari limbah tanaman pangan seperti jerami padi, jagung dan lain-lain ketersediaannya sangat dipengaruhi hasil panen dari sebagian tanaman yang selamat nantinya. “makanya, khusus wilayah bontocani dan patimpeng diharapkan untuk memanfaatkan limbah kulit buah kakao, pucuk tebu, limbah tanaman pisang, limbah kulit kopi dan sebagainya” jelasnya Menurut teori serta hasil penelitian, penggunaan limbah kulit kopi ini sangat baik yaitu dapat menghasilkan pertambahan bobot badan ternak. Untuk Limbah kulit buah kakao hasilnya dapat mencapai 75,6% dari total biji kakao. “jadi sangat melimpah dan kualitasnya sangat bagus untuk pakan sapi potong. Sedangkan limbah pisang, baik batang, kulit buah dan daunnya digunakan jika betul-betul terjadi kekurangan hijauan pakan ternak” jelas penyuluh berkacamata ini. Untuk itulah peternak diimbau untuk memanfaatkan limbah pertanian/perkebunan berdasarkan potensi yang ada sebagai pakan ternak demi mengatasi kekurangan pakan bagi ternak sapi potong. Kelompok Tani "Masago Jaya" sangat mengapresiasi himbauan penyuluh pertanian di wilayahnya, beliau pun melakukan pembuatan pakan melalui fermentasi batang pisang yang melimpah di kebun miliknya, hal tersebut mereka lakukan agar ternak sapi-sapi masyarakat khususnya di Kelompok Masago Jaya dapat terpenuhi kebutuhan pakannya walau dimusim kemarau.”Terimakasih kepada Penyuluh yang tak henti-hentinya membimbing dan mendampingi kami dalam memanfaatkan limbah pertanian sebagai pakan ternak sapi kami” sebut Andi Baso, ketua kelompok tani. Yusran A. Yahya NS (Penyuluh Pertanian Disnak, Wilayah BPP Bontocani- BPP Patimpeng Kab. Bone)