Loading...

Penyuluh Pertanian dan Babinsa Bertekad Tingkatkan Produksi Padi

Penyuluh Pertanian dan Babinsa Bertekad Tingkatkan Produksi Padi
Ada nuansa yang berbeda saat Kelompoktani Budi Luhur II Desa Bengkal Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung melakukan pertemuan kelompoktani. Tidak seperti biasanya, pertemuan rutin di kelompoktani ini di datangi pasukan doreng dari Koramil Kranggan. Memang hari ini terasa istimewa, selain ada pertemuan rutin agenda dilanjutkan dengan pengubinan dan panen padi.Musim tanam kali ini Pak Margono selaku pengurus kelompoktani menanam padi varietas IR 64 super. Sarana produksi pertanian yang digunakan antara lain pupuk phonska, urea, pupuk organik dan pupuk organik cair. Sistem tanam yang diterapkan yaitu sistem jajar legowo 8:1. Hasil ubinan di sawah Pak Margono cukup menggembirakan, dimana dari petak-petak yang telah diukur diperoleh rata-rata produktivitas sekitar 7,7 ton/ha. Secara kasat mata memang apabila dibandingkan dengan panen tahun sebelumnya, hasil panen saat ini dapat dikatakan lebih baik.Keterlibatan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Koramil Kranggan memang diakui koordinator Penyuluh Balai Penyuluhan "Sugeng Rawuh" Kecamatan Kranggan cukup membantu. Dalam upaya peningkatan produksi padi, para Babinsa proaktif dan bersinergi dengan para penyuluh pertanian. Sinergi ini terlihat dari berbagai kegiatan yang dilakukan secara bersama di lapangan.Dalam pertemuan kelompoktani usai pengubinan, Komandan Rayon Militer Kranggan Kapten Try Rohmadi menegaskan, Babinsa Kranggan akan all out mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya peningkatan produksi padi. Beliau juga menambahkan akan ikut aktif mensosialisasikan dan mendorong Kepala Desa se-Kecamatan Kranggan untuk membuat Peraturan Desa terkait Pelestarian dan Pemanfaatan Burung Hantu Tyto alba. Sejauh ini, pemanfaatan Tyto alba untuk mengendalikan hama tikus di Kabupaten Temanggung telah banyak dirasakan manfaatnya oleh petani.