PENYULUH PERTANIAN KECAMATAN PURWOREJO MENEMPATI GEDUNG KANTOR BARU
Harapan bahwa penyuluh di BPK Kecamatan Purworejo Kab.Purworejo untuk dapat memiliki gedung atau kantor sendiri terwujudlah sudah.Pembangunan gedung kantor penyuluh berada di komplek kantor Kecamatan Purworejo ,yang dibangun dari dana kegiatan 2015.Bersyukur pembangunan dapat berjalan lancar tanpa ada kendala apapun,sehingga para penyuluh Pertanian dapat melaksanakan tugasnya dengan nyaman dan baik, tidak lagi berpindah pindah dari ruangan satu ke ruangan lain.Wilayah di Kecamatan Purworejo memang bukan sentra tanaman pangan ,namun topografinya beragam dari dataran sampai pegunungan , sehingga komoditasnyapun juga beragam.Peresmian tasyakuran memasuki kantor baru penyuluh dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 21 Januari 2016 yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo Bp.Ir.Dri Sumarno.Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan Kab.Purworejo bahwa selama ini para penyuluh pertanian yang belum mempunyai gedung atau kantor sendiri terancam diusir pindah dari ruangan satu ke ruangan lain.Pembangunan gedung atau kantor para penyuluh pertanian belum sempurna dan akan diusakan untuk dapat disempurnakan agar lebih nyaman dan aman.Pembangunan pertanian di Purworejo dengan Upsus Pajale berupaya terus untuk memasukkan teknologi kepada para petani melalui peran penyuluh, penyuluh swadaya, babinsa. Agar para petani dapat melaksanakan kegiatan usahataninya dengan baik sesuai anjuran yang ada. Oleh karena itu sangatlah tepat kalo para penyuluh bisa mempunyai kantor sendiri sebagai home base ,sebagai tempat pertemuan para penyuluh setelah para penyuluh selesai melakukan kunjungan dari lapangan yaitu berkunjung ke petani serta kelompok tani,serta sebgai tempat pertemuan para petani.Petani masih sangat mebutuhkan bimbingan dari para penyuluh pertanian sebagai pendamping suksesnya program upsus pajale. Target realisasi tanam untuk Kabupaten Purworejo khususnya untuk tanaman padi Oktober Maret 2015/2016 adalah 30.614 ha dari luas sawah yang ada 29.992 ha. Kita ketahui bersama bahwa Musim Tanam untuk MT I 2015/2016 banyak tantangan untuk bisa mencapai tutup tanam sesuai target,hal ini dikarenakan oleh faktor iklim yang jauh tidak seperti biasanya dimana adanya iklim El-Nino yang berkepanjangan,oelh karena yang terjadi adalah mundurnya awal tanam padi yang biasanya sudah bisa dimulai pada bulan Nopember, namun untuk musim tanam sekarang 2015/2016 baru bisa dimulai pada bulan Desember ,sehingga ada kemunduran satu bulan lebih, dengan demikian juga berpengaruh pada waktu tutup tanam, yang akhirnya juga berpengaruh pada musim panen.Oleh ; Turoso,STP Penyuluh Pertanian MadyaDPPKP Kabupaten Purworejo