Loading...

PENYULUH PERTANIAN YANG TANGGUH

PENYULUH PERTANIAN YANG TANGGUH
Sebagian besar penduduk di Kecamatan Kelumpang Utara adalah petani, juga adanya potensi lahan sawah yang cukup besar di daerah ini. Kecamatan Kelumpang Utara memiliki tujuh desa, yaitu Pudi, Pudi Seberang, Mangga, Wilas, Sulangkit, Sungai Hanyar dan Sungai Seluang. Desa yang berada di pesisir pantai yaitu Pudi, Pudi Seberang dan Sungai Hanyar, selain potensi sawah yang cukup besar, juga dimanfaatkan untuk komoditi kelapa dalam yang memberi kontribusi cukup baik terhadap perekonomian masyarakatnya. Sedangkan Desa Mangga, Wilas, Sulangkit dan Sungai Seluang memiliki lahan kering yang cukup luas sehingga banyak dimanfaatkan untuk komoditi perkebunan seperti kelapa sawit, dan Karet. Memang melihat potensi yang ada, idealnya masyarakatnya seharusnya lebih dari sejahtera, tetapi fakta berkata lain. Petani masih menjadi masyarakat yang lemah perekonomiannya, infrastruktur yang kurang, seperti kondisi jalan yang rusak parah sebagai akses kelancaran distribusi barang dan jasa sangat terasa. Terutama saat musim hujan, hujan yang merupakan anugerah terkadang malah menjadi kendala transportasi karena jalan menjadi sangat licin, dan sulit dilalui. Infrastruktur listrik juga baru dinikmati oleh seluruh desa dalam beberapa bulan ini, itupun hanya menyala di malam hari. Selama belum ada listrik masyarakat harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk bisa menikmati Televisi dan alat elektronik lainnya. Belum lagi masalah air bersih yang masih belum dinikmati seluruh masyarakat. Tugas penyuluhan pertanian tidaklah gampang, hal ini sangat dipengaruhi faktor internal dan eksternal yang ada di masing-masing wilayah. Andaikan boleh memilih tentunya petugas penyuluh pertanian akan memilih wilayah kerja yang ideal untuk dibinanya, tetapi itu tidak mungkin. Jadi dimanapun bertugas adalah bagaimana caranya kita mengikuti kata pepatah “Dimana bumi dipijak disana langit dijunjung”. Berfikir positif sangatlah diperlukan bagi penyuluh pertanian agar dapat memecahkan masalah secara bijak. Selain itu harus ada dukungan optimal dari berbagai pihak di lingkungan wilayah binaan agar tugas penyuluhan bersinergi antara masyarakat, penyuluh dan pejabat terkait. Pembangunan pertanian tidak bisa maju bila tidak ada dukungan semua pihak, termasuk pemerintah pemegang kebijakan. Bagaimana penyuluh pertanian yang dikatakan ujung tombak, tetapi ujungnya tumpul, bisa menggerakkan masyarakat pertanian yang demikian kompleks? Seharusnya dengan tuntutan zaman yang modern, pertanian modern pun sudah dapat dibangun secara bertahap. Di antara nya yang paling penting adalah dengan menajamkan ujung tombaknya, dalam hal ini adalah penyuluh pertanian. Membangun pertanian adalah dengan membangun penyuluh pertanian yang tangguh, yang tidak pantang menyerah menghadapi masalah di masyarakatnya, yang tidak akan merasa sendirian karena dukungan dari semua pihak, terutama dari keluarga, aparat desa, kecamatan, kabupaten, propinsi dan pusat. Penyuluhan pertanian berarti salah satu tugas untuk pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, yaitu masyarakat yang menggeluti bidang pertanian. Pertanian secara luas meliputi tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan perkebunan. Ini berarti penyuluh harus dapat mengakses semua bidang pertanian tersebut apabila ada permasalahan yang dihadapi petani, ini artinya seorang penyuluh harus berwawasan luas, terampil, dan tampil terdepan di bidang pertanian. Penyuluh pertanian yang tangguh tidak hanya melaksanakan kewajiban, tetapi juga dipenuhi hak-haknya. Paling tidak kondisi penyuluh di Indonesia yang tidak ada regenerasi. Bagaimana Negara memenuhi hak untuk ‘satu penyuluh satu desa’ apabila kondisi ini dibiarkan dimana satu penyuluh bahkan memegang wilayah binaan satu kecamatan, maka pembangunan pertanian yang maju hanyalah mimpi. Meskipun tidak dapat se-ideal itupun, yaitu bagaimana agar penyuluh tidak dianggap sebelah mata. Kondisi sekarang penyuluh pertanian sudah kritis, tanpa ada regenerasi, tugas penyuluh dianggap tidak jalan dan lain-lain. Seharusnya sekarang ini kita tidak saling menyalahkan tetapi mulailah berbenah, dengan mendengar dari penyuluh dan untuk penyuluh, memperbaiki system dan membangun system yang sejalan regenerasi penyuluh, sehingga bangunlah pembangunan pertanian, bangunlah penyuluh pertanian yang tangguh. Herianti, SP