Penyuluhan pertanian merupakan proses pembelajaran dari penyuluh kepada petani dan keluarganya dalam memanfaatkan potensi yang yang mereka miliki guna menghadapi permasalahan di bidang pertanian supaya ada peningkatan taraf hidup petani dan keluarganya. Tujuan dari penyuluhan pertanian adalah bertambahnya ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki oleh petani sehingga ada perubahan sikap dan tindakan petani dalam menjalankan usahataninya ke arah yang lebih baik. Penyuluhan pertanian merupakan pembelajaran bagi orang dewasa maka aturan yang berlaku dalam proses pembelajaran merupakan kesepakatan bersama. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyuluhan pertanian : 1) Materi yang dipilih disesuaikan dengan kebutuhan dari petani. 2) Waktu dan tempat pelaksanaan penyuluhan berdasarkan kesepakatan bersama. 3) Proses pembelajaran komunikatif dan komunikasi dua arah. 4) Penyuluhan pertanian tidak hanya penyampaian informasi saja tetapi sampai pada tahap perubahan perilaku petani ke arah yang lebih baik. Pertanian biasanya diwilayah perdesaan sehingga petani masih mempunyai karakter jiwa gotong royong yang tinggi, menuruti saran atau perintah tokoh masyarakat, mudah untuk diajak pertemuan brrsama. Perkembangan industri yang pesat dan perluasaan areal perkotaan maka sebagian areal pertanian sekarang masuk diwilayah pinggiran perkotaan. Masyarakat pinggiran perkotaan biasanya jiwa gotong royong sudah mulai luntur dan sulit untuk diajak pertemuan bersama karena mereka mempunyai kesibukan masing-masing, sebagian petani hanya merupakan pekerjaan sampingan yang pekerjaan utamanya kantoran, sebagian besar merupakan petani penyewa. Untuk mengatasi permasahan tersebut maka tempat penyuluhan tidak harus dirumah petani tetapi bisa di gubug hamparan, di pinggir sawah, maupun di teras rumah dekat areal persawahan dan waktunya dipilih pada saat petani sudah selesai dengan aktifitasnya disawah ataupun saat istirahat petani, pertemuannya bersifat non formal. Sapto_Sragen .