Berkembangnya teknologi ikut memberikan warna pada jenis peralatan panen padi dapat digunakan oleh petani. Selain peralatan panen padi tradisional ani ani, sabit dan sabit bergerigi sekarang ini dikenalkan peralatan panen padi modern menggunakan mesin yaitu mesin reaper dan combine harvester.1. Panen padi dengan ani aniDianjurkan untuk panen padi varietas lokal yang berpostur tinggi. Ani ani merupakan alat tradisional panen padi yang dibuat dari bambu berdiameter 10 - 20 mm, panjang 10 cm dengan pisau dari baja tebal1,5 – 3 mm. Panen padi dengan ani ani dilakukan dengan cara berikut 1) Tekan mata pisau pada malai padi yang akan dipotong, 2) Tempatkan malai padi diantara jari telunjuk dan jari manis tangan kanan, 3) Dengan kedua jari tersebut malai padi ditarik kearah pisau sampai malai terpotong, 4) Malai padi yang terpotong kumpulkan ditangan kiri atau masukkan keranjang. 2. Panen padi dengan sabitDianjurkan untuk panen padi varietas unggul baru berpostur pendek. Sabit merupakan alat panen padi manual secara cepat untuk memotong padi ada dua jenis yaitu sabit biasa dan sabit bergerigi. Dianjurkan alat pemotong padi menggunakan sabit bergerigi sebagaimana direkomendasikan Vivi Aryati mengutp Damarjati et all ( 1989 ) dan Nugraha et all (1990) yang menjelaskan dengan sabit bergerigi dapat menekan kehilangan hasil sebesar 3 %. Ciri khas sabit bergerigi gagang terbuat dari kayu bulat berdiameter 2 cm panjang 15 cm. Mata pisau terbuat dari baja keras dengan satu bergerigi antara 12-16 gerigi sepanjang 1 inchi. Panen padi dengan sabit biasa atau sabit bergerigi 1) Pada sepertiga bagian rumpun padi yang akan dipotong dipegang dengan tangan kiri, 2) Tempatkan mata sabit pada bagian tanaman padi yang akan dipotong yaitu bagian bawah batang padi, tengah atau bagian atas tanaman padi tergantung dari cara perontokan 3) Tarik mata sabit dengan tangan kanan yang akan menghasilkan jerami padi terputus. Pemilihan bagian pemotongan tanaman padi sangat tergantung dari cara perontokan padi yang akan digunakan terdiri dari ; 1) Pemotongan di bagian bawah tanaman padi bila perontokkan dilakukan dengan cara dibanting atau digebot dan menggunakan pedal thresher, 2) Pemotongan di bagian tengah atau bagian atas batang padi bila perontokan padi menggunakan power thresher. 3. Panen padi dengan mesin ReaperMerupakan alat panen padi menggunakan mesin dengan waktu panen yang cepat. Prinsip kerja mesin reaper seperti prinsip panen menggunakan sabit. Mesin reaper bergerak maju akan menerjang dan memotong tegakan tanaman padi serta merobohkan tanaman padi pada bagian samping mesin reaper.Selain memotong dan merobohkan tanaman padi mesin reaper juga dapat mengikat tanaman padi yang terpotong mirip dengan sapu lidi berukuran besar. Dikenal ada 3 macam jenis reaper yaitu reaper 3 row, reaper 4 row dan reaper 5 row. Penggunaan mesin reaper sangat dianjurkan untuk penggunaan potong padi di daerah yang kurang tenaga kerja dengan kondisi lahan sawah tidak tergenang, tidak berlumpur dan tidak becek. Lebih lanjut Vivi Aryati yang mengutip dari hasil penelitian menjelaskan dengan menggunakan mesin reaper dapat menekan kehilangan hasil sebesar 6,1 % Komponen mesin reaper dengan motor penggerak bensin 3 HP – 2200 RPM terdiri dari 4 bagian yaitu 1) Kerangka Utama yang terdiri dari pegangan kemudi terbuat dari pipa baja berdiameter 32 mm dengan dilengkapi dengan tuas kopling, tuas pengatur kecepatan, tuas kopling pisau pemotong yang terbuat dari kawat baja, 2) Unit transmisi tenaga merupakan rangkaian gigi transmisi yang terbuat dari baja keras dengan jumlah gigi yang berdiameter beraneka macam sesuai dengan kebutuhan tenaga dan kecepatan putar yang diperlukan, 3) Unit pisau pemotong terletak pada rangka pisau pemotong yang terbuat dari pipa besi, besi strip, besi lembaran dengan ukuran yang bermacam macam. Pisau pemotong merupakan rangkaian mata pisau berbentuk segitiga yang panjangnya 120 cm, 4) Unit roda yang dapat diganti ganti antara roda karet atau roda besi/keranjang. Panen padi dalam satu petakan sawah dilakukan dengan cara keliling dan akan selesai ditengah petakan sawah.Cara operasional mesin reaper dilakukan sebagai berikut 1) Sebelum mesin reaper digunakan terlebih dahulu lakukan panen padi pada keempat sudut lahan sawah dengan menggunakan sabit. Lahan panen padi dengan menggunakan sabit di masing masing sudut sawah berukuran 2 x 2 meter yang akan digunakan untuk berputarnya mesin reaper. 2) Sebelum mesin reaper dihidupkan arahkan mesin reaper pada tanaman padi yang akan dipanen. 3) Panen dilakukan mulai dari sisi sebelah kanan petakan. Pemotongan padi dilakukan sekaligus 2-4 baris tanaman hasil pemotongan akan terlempar dalam satu tumpukan bagian kanan mesin reaper. 4. Panen padi dengan combine harvesterMerupakan mesin panen padi modern yang mengumpankan bagian malai padi ke mesin perontok. Gabah dipisahkan dengan jerami padi. Jerami padi dapat dihasilkan dalam bentuk cacahan kecil kecil untuk ditebar kembali kelahan sawah atau tanpa pemotongan yang dapat digunakan untuk pakan ternak. Mesin combine harvester ada dua model yaitu type kemudi dan type dorong. Lebar pemotongan bervariasi dari 60 cm sampai 1,5 meter. Kerja combine harvester lebih cepat dan effisien dengan hasil panen yang bersih. Mesin combine harvester dilengkapi dengan pisau potong ganda. Pisau atas untuk memotong malai padi, pisau bagian bawah untuk memotong sisa jerami bagian bawah Nani Priwanti Soeharto PP – PPMKP Ciawi Sumber ; 1. Htpp// www.google . Mesin mesin Pasca Panen. 2011 2. Vivi Aryati. Panen dan Pasca Panen Padi . Inovasi Teknologi Membangun Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian Republik Indonesia, Cetakan 2014