Loading...

PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENGADOPSI TEKNOLOGI TEPAT GUNA

PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENGADOPSI TEKNOLOGI TEPAT GUNA
Kelompok tani adalah kumpulan petani/pekebun/peternak yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi sosial, ekonomi, dan sumberdaya, kesamaan komoditas dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota. Kelompok tani akan membentuk komunitas petani dalam rangka mempermudah pengadaan sarana produksi pertanian, seperti bibit, pupuk maupun obat-obatan. Hal ini akan lebih efektif jika dilakukan oleh kelompok tani daripada secara individu karena biaya pengadaan sarana produksi pertanian dapat ditanggung bersama. Selain itu, mereka secara bersama-sama memiliki kekuatan untuk menentukan harga hasil pertaniannya. Demikian juga diseminasi teknologi pertanian kepada petani akan lebih efisien jika dilakukan pada kelompok tani, karena dapat menjangkau petani yang lebih banyak dalam satuan waktu tertentu. Karena kelompok tani dianggap sebagai organisasi yang efektif untuk memberdayakan petani, meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan kesejahteraan petani dengan bantuan fasilitasi pemerintah melalui program dari berbagai kebijakan pembangunan pertanian. Dengan demikian pemberdayaan petani menjadi sangat penting dalam pembangunan pertanian saat ini dan masa-masa yang akan datang. Pemberdayaan petani akan mengarah pada kemandirian petani dalam berusahatani. Kemandirian petani dapat ditumbuhkembangkan dalam suatu kegiatan kelompok. Dalam penyuluhan pertanian, pendekatan kelompok merupakan metode yang efektif digunakan. Sesuai dengan fungsi kelompok tani yang tertuang pada Peraturan Menteri Pertanian No.67 Tahun 2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani fungsi kelompok tani sebagai berikut: Kelas Belajar. Merupakan wadah belajar mengajar bagi anggota untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap agar tumbuh dan berkembang menjadi usahatani yang mandiri melalui pemanfaatan dan akses kepada sumber informasi dan teknologi sehingga dapat meningkatkan produktivitas, pendapatan, serta kehidupan yang lebih baik. Wahana kerjasama sebagai tempat untuk memperkuat kerjasama baik antara petani maupun lembaga lainnya. Unit Produksi. Usaha tani masing-masing anggota poktan secara keseluruhan merupakan satu kesatuan usaha yang dapat dikembangkan untuk mencapai skala ekonomi usaha, dengan menjaga kuantitas, kualitas, dan kontinuitas. Disusun Oleh : Jenal Mustopa, S.P. Admin SMIPP BPP Kecamatan Rajadesa Kab. Ciamis Sumber : permentan no. 67 Tahun 2016