Dalam rangka menjamin ketahanan dan kemandirian pangan serta menghadapi era perdagangan bebas, Kabinet Kerja telah menetapkan target pembangunan pertanian salah satunya pencapaian berkelanjutan padi, jagung, dan kedelai. Target produksi yang harus dicapai pada tahun 2015, untuk produksi padi sebesar 73,40 juta ton, jagung sebesar 20,33 juta ton, dan kedelai sebesar 1,27 juta ton. Untuk menjamin ketahanan dan kemandirian pangan, Kementerian Pertanian telah menindaklanjuti melalui Upaya Khusus (UPSUS) peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai (Pajale). Target tersebut dapat dicapai salah satunya dengan meningkatkan efektivitas peran Penyuluh Pertanian. Indonesia sebagai bangsa yang besar mempunyai kebutuhan pangan pokok yang besar sehingga ketahanan pangan perlu dibangun sebagai wujud kemandirian bangsa, pemahaman tersebut harus ditanamkan oleh Penyuluh Pertanian kepada petani.Penyuluh Pertanian selain melaksanakan tugas dan fungsinya, dalam mendukung program tersebut diharapkan juga sebagai motivator dan pendamping bagi petani/kelompoktani (poktan) dan gabungan kelompoktani (gapoktan) dalam melaksanakan usaha tani. Untuk itu perlunya para Penyuluh Pertanian juga harus menguasai dan memahami ilmu budidaya, ilmu tanah dan pemupukan, pemasaran, manajemen, pasca panen dan ilmu pemberdayaan bagi masyarakat petani. Para Penyuluh Pertanian juga terus melaksanakan kegiatannya dengan cara antara lain melakukan kursus tani, rembug tani, Demplot, Dem area, Demfarm, dan Display Varietas unggul baru yang bekerja sama dengan peneliti BPTP RiauPenyuluh Pertanian harus mampu mempengaruhi petani secara persuasif agar petani mau menerima inovasi teknologi yang telah direkomendasikan supaya dapat meningkatkan produksi dengan cara penggunaan bibit unggul bersertifikat, melakukan pemupukan berimbang, menngelola pengairan dengan teratur, melakukan pengamatan OPT, mengoptimalisasi lahan dan meningkatan IP, mencatat dan mengatur musim tanam agar dapat melakukan efisiensi. Dengan pengawalan dan pendampingan yang terus menerus secara kontinue diharapkan petani semakin termotivasi dalam berusahatani khususnya komoditas padi, jagung, dan kedelai. Karena komoditas pangan tersebut merupakan kebutuhan pangan pokok di Indonesia sekaligus target utama yang harus dicapai Kementerian Pertanian sd. 2017.