Loading...

Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pertemuan Kelompok

Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pertemuan Kelompok
Peran penyuluh pertanian menjadikan petani aktif dan dinamis serta menciptakan iklim atau keadaan yang memungkinkan patani mau melaksanakan hal-hal yang telah disuluhkan, atas dasar tidak merasa terpaksa dan dipaksa. Jika dirinci PeranPenyuluh dalam pertemuan kelompok , antara lain :1. Penyuluh pertanian sebagai penyampai ilmu dan teknologi pertanian. Seorang panyuluh pertanian perlu memiliki pengetahun dan keterampilan teknis untuk mengatasi hambatan yang dihadapi petani dalam usahataninya. 2. Penyuluh pertanian sebagai organisator dan dinamisator. Dalam penyelenggaraan kegiatan penyuluhan para penyuluh akan mengalami kesulitan untuk melakukan kunjungan kepada para petani, sehingga para petani membentuk kelompok tani. Dalam hal ini pertemuan kelompok menjadi titik temu bagi penyuluh di tingkat pedesaan. 3. Penyuluh sebagai penggerak dalam perubahan . Dalam peran ini , penyuluh bersama –sama patani/kelompok tani menentukan prioritas kegiatan , memobilisasi sumberdaya dan memimpin perubahan yang direncanakan .4. Penyuluh pertanian sebagai motivator swakarsa dan swadaya . Pertemuan kelompok bagi penyuluh sebagai wadah pemecahan masalah yang dijadikan dasar untuk membangun dan mengembangkan kelompok tani swakarsa dan kelompok tani yang bisa mempraktekkan swadayanya .5. Penyuluh pertanian sebagai perekayasa sosial . Pertemuan kelompok bagi penyuluh sebagai laboratorium rekayasa sosial . Suasana belajar dan proses belajar pada pertemuan kelompok dikembangkan dengan menggunakan identifikasi masalah dan teknik pemecahan masalah yang khusus dirancang untuk menjamin bahwa petani menjalani tiap langkah dari proses belajar . Selaras dengan peran tsb, beberapa hal yang harus dimiliki penyuluh , yaitu : • Kemampuan berkomunikasi . Penyuluh harus memiliki dasar-dasar pengetahuan usahatani , dapat memahami kehidupan petani dan mau mendengarkan serta mau mengerti terhadap keluhan –keluhan yang disampaikan oleh petani pada pertemuan kelompok .• Antusias terhadap tugasnya . Dapat menghayati dan bangga terhadap profesinya , serta merasakan bahwa kehadirannya memang sangat dibutuhkan pada pertemuan kelompok . • Berpikir logis . Berpikir secara praktis dan sistematis dalam menyampaikan materi pada pertemuan kelompok . Hal – hal yang perlu diperhatikan dalampertemuan kelompok, yaitu :• Tidak menggurui . Sikap menggurui dapat dirasakan sebagai meremehkan . jangan bernada menyalahkan tetapi membuka alternatif atau menawarkan cara lain.• Tidak memutus pembicaraan . Pada saat paserta pertemuan kelompok bertanya atau mengemukakan pendapat , janganlah memutus pembicaraannya hanya karena tidak sabar .• Tidak berdebat . Bila pertanyaan telah dijawab dan penanya menyanggah kembali, adalah bijaksana untuk mengalihkan menjadi diskusi umum dengan melontarkannya kepada seluruh anggota kelompok yang hadir .• Tidak diskriminatif . Penyuluh harus memberikan perhatian yang sama kepada semua petani yang hadir pada pertemuan kelompok .• Ciptakan suasana belajar yang akrab , menyenangkan dan tidak membosankan Perubahan yang diharapkan terjadi , antara lain :1. Menambah pengetahuan , baik kualitas maupun kuantitasnya .2. Keterampilan dalam melaksanakan usahataninya .3. Kecakapan dalam berpikir untuk menyelesaikan persoalan – persoalan usahataninya .4. Sikap , yaitu kecenderungan untuk : • Tidak berprasangka terhadap hal – hal yang belum dikenal• Mencoba sesuatu yang baru • Mau bergotong royong dalam menyelesaikan masalah bersama .• Menimbulkan sikap swadaya dan swadana.Peran penyuluh pertanian tadi akan memberikan dampak yang positif terhadap kelompok tani baik dalam menumbuhkan dan mengembangkan kepemimpinan petani ,dalam kelembagaan petani, dan fungsi kelompok tani, sehingga keberadaan kelompok tani dapat dirasakan manfaatnya bagi anggota kelompok tani. Sumardi Sumber : Berbagai bahan bacaan