Loading...

PERANAN KELOMPOKTANI SAWAH TONGAH PERLU DITINGKATKAN DALAM MEWUJUDKAN SWASEMBADA PANGAN

PERANAN KELOMPOKTANI SAWAH TONGAH PERLU DITINGKATKAN DALAM MEWUJUDKAN SWASEMBADA PANGAN
Peranan dan peran serta petani sebagai pelaku pembangunan pertanian semakin terasa sangat penting dengan meningkatmya program kegiatan pembangunan pertanian yang merupakan wujud nyata antara Pemerintah dengan masyarakat tani ( pelaku utama )Sekolah Lapang (SL) dalam rangka pengawalan dan pendampingan dikawasan UPSUS ( centra produksi) di Kelompoktani Sawah Tongah, Nagari Unggan, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung dilaksanakan pada bulan Otober 2018, dihadiri seluruh anggota kelompok tani penyuluh dan Koordinator BPP Kecamatan Sumpur Kudus .Pemilihan materi Kegiatan SL ini terlaksana mengacu kepada permasalahan yang ada dilapangan, diantaranya kelompoktani kebanyakan aksis apabila ada program/ bantuan dari dinas, kurangnya akses teknologi, kepedulian terhadap pemupukan modal dan kehadiran dalam pertemuan .Agar kelompok tani lebih berdaya, akses teknologi punya daya saing dan akses pasar. sehingga diperlukan untuk menambah informasi wawasan dan kedekatan dengan petugas serta stachholder lainnya (lembaga teknis di Kecamatan dan Kabupaten). Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung yang diwakili oleh KJF Pertanian dalam paparannya, kami bangga dan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pengurus Kelompoktani dan pemuka masyarakat disini atas terselenggranya pertemuan ini dalam rangka membangun peningkatan ekonomi masyarakat diperlukan kebersamaan, saling bahu membahu saciok bak ayam sadanciang bak basi , tidak ada jalan lain dengan penyuluhan terpadu ( pertemuan kelompoktani ) merupakan solusi yang efektif dan produktif dalam rangka mendongkrak motivasi petani dalam meningkatkan wawasan keterampilan dalam berusaha tani yang lebih baik ditingkat lapangan. . Kedepan konsep yang tumbuh dari bawah akan kita kembangkan ke nagari lain dalam mepercepat informasi teknologi kepada petani. Pembinaan Petani dan Keluarganya, tidaklah semata-mata untuk produksi agar ketersedianya cukup pangan bagi mereka dan masyarakat umumnya semata akan tetapi pembinaan itu perlu dilakukan lebih terarah lagi seperti bagaimana mereka akan bisa lebih mampu berusahatani kearah yang lebih baik (Better Farming), bisa melakukan usahatani yang lebih menguntungkan (Better Bussinis) dan kehidupan yang lebih dari sebelumnya (Better Living), serta mencapai pertanian tangguh yang mampu mendukung industry yang kuat. Dari sisi petani, manfaat adanya Kelompok Tani antara lain: 1) Kemudahan mendapatkan kredit secara kelompok, 2)turut menikmati fasilitas kelompok bantuan pemerintah, dan 3) dorongan social-ekonomi untuk melakukan kegiatan bersama (collective action). Tujuan :mendapatkan kredit/bantuan program ,merupakan hal yang terpenting diantara ketiganya. Tanpa menjadi anggota kelompok, seorang petani tidak dapat mengajukan usulan-usulan untuk mendapatkan bantuan ataupun kredit usahatani.Akan tetapi pada prosesnya diharapkan mampu berjalan dengan baik sehingga mampu menciptakan terjalinnya kerja sama yang baik antar individu anggota kelompok dalam proses belajar mengajar, proses produksi, pengelolaan hasil, pemasaran hasil guna meningkatkan pendapatan mereka . diperlukan pigur / sosok yang harus dimiliki oleh pengurus Kelompok Tani ; Niat baik,visioner, jujur dan dapat dipercaya, konsisten, transparan, idealis, kerja bersama dan kompak, komunikatif, mampu mengambil resiko untuk berinovasi, punya keteladanan. Ditulis oleh : Yusuf, S.PKP ( Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian Kab. Sijunjung )Sumber informasi : Penumbuhan dan pengembangan Kelompoktani Kementerian Pertanian ( Permentan 67/ 2016 )