Loading...

Perawatan Cabe Siap Tanam

Perawatan Cabe Siap Tanam
PERAWATAN CABE SEBELUM PASCA PANEN Para petani Indonesia banyak menggemari budidaya cabe. Karena cabe mempunyai nilai ekonomis sangat tinggi sehingga dapat meningkatkan finansial para petani secara signifikan. Hal tersebut menjadi kenapa banyaknya peminat pertanian cabe di berbagai daerah di Indonesia termasuk Sumatera BaratBudidaya cabe, baik itu cabe rawit, keriting, cabe merah besar dan lainya, modal yang dibutuhkan memang tergolong besar apalagi jika ditanam pada lahan yang luasnya berhektar-hektar. Namun jika budidaya cabe dan perawatannya dilakukan dengan benar, pastinya hasil panen akan jauh lebih baik dan bias di handalkan.Perawatan yang optimal tanaman cabe dengan baik merupakan salah satu siasat penting para petani untuk mendapatkan hasil panen yang memuaskan dan menguntungan secara finansial. Ilmu yang bertahap yang di dapat petani baik dari penyuluh dan belajar secara otodidak adalah ilmu berharga bagi para petani. Dimana pembelajaran adalah merupakan guru terbaik untuk mengali ilmu dan pengalaman di bidang pertanian, khususnya dalam pembudidayaan cabe.Cara pemupukan dan perawatan yang tepat terhadap tanaman cabe tentunya sangat berpengaruh terhadap hasil panen agar tumbuh dan hasil baik dan maksimal. Perawatan tanaman cabe dibagi ke dalam 4 periode, yaitu 1.1 bulan hst (hari setelah tanam), 2. 2 bulan hst, 3 bulan hst, 4 bulan hst. Pada umur 4 bulan jika perawatan baik dan benar, tanaman cabe sudah menghasilkan bunga dan beberapa bagian ranting dan ketiak daun sudah muncul daun muda, dan telah terdapat beberapa buah besar sudah siap dipetik Berikut fase fase perawatan sesuai umur cabe :1. Umur Tanaman Cabe 0-1 bulan :Umur 0-21 hari merupakan waktu penyemaian cabe di bedengan, polybag atau wadah kecil. pada umur 0-21 hari saat penyemaian, gunakan pupuk organik atau kompos yang bebas dari kandungan kimia berbahaya. Karena bibit muda yang baru tumbuh biasanya baru menyesuaikan diri terhadap lingkungan barunya (proses adaptasi lingkungan). Lihat cara penyemaian bibit cabe di sini.Pada masa penyemaian cabe, sesekali lakukan pengontrolan ke tempat penyemaian. Jika terdapat gulma, rumput liar atau tanaman pengganggu, segera lakukan penyiangan dengan cara mencabut gulma menggunakan tangan pada lahan penyemaian. Penyiangan ini harus dilakukan agar tidak terjadi perebutan nutrisi antara bibit cabe dengan gulma.2. Umur Tanaman Cabe 1-2 bulanPada umur 22 hari ke atas (1-2 bulan), bibit cabe yang telah disemai telah siap pindahtanamkan ke lahan bedengan yang telah diberi mulsa plastik agar pertumbuhannya jauh lebih baik. Pada umur 22 hari sampai 2 bulan, perawatan tanaman cabe secara serius mulai dilakukan.Penyiraman tanaman cabe mulai ditentukan, lakukan penyiraman dua kali sehari pada pagi dan sore hari jika musim kemarau, atau penyiraman menyesuaikan dengan kondisi cuaca. Pemupukan sebaiknya sudah menggunakan pupuk anorganik seperti KCL, Urea, Phonska dan SP-36 serta pupuk organik lainnya.Pemupukan Makro susulan (Urea, ZA dan KCL)Usia tanaman 1-4 mingguDosis yang digunakan :Urea = 10 sendok makanZA = 10 sendok makanKcl = 10 sendok makanPower Nutrition = 5-10 sendok makanCara aplikasi :Campur semua pupuk tersebut ke dalam 50 liter air, dan siramkan sebanyak 1 gelas (200 cc) per lubang tanamanDiberikan setiap 1 minggu sekaliPemupukan POC NASA, HORMONIK (GREENSTAR) dan Aero-810Usia 2 Minggu dan seterusnya (interval 1-3 minggu)Dosis yang digunakan :Semprot POC NASA 3-5 tutup per tangki + HORMONIK 1 tutup per tangki + Aero-810 0,5 tutup per tangkiCara aplikasi :Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun. Dengan volume tangki 10-17 liter, dibutuhkan 20-30 tangki per 1 hektar lahanPenyiangan, pendangiran, perempelan, pemasangan ajir dan pengendalian hama serta penyakit (jika ada) juga penting sekali dilakukan secara intensif, untuk mendapatkan tanaman cabe yang terbebas dari hama dan penyakit.Penyiangan, yaitu mengoret atau mencabut gulma (rumput liar) atau tanaman pengganggu yang tumbuh di sekitar are bedengan atau di sekitar pusat tanaman cabe tumbuh.Pendangiran, yaitu kegiatan mencangkul kecil-kecil di sekitar pusat tanaman yang tumbuh kemudian tanah cangkulan tersebut dibuat guludan memutar pada tanaman cabe. Tujuan dari pendangiran ini adalah agar tanah di sekitar lokasi penanaman menjadi lebih gembur sehingga penyerapan nutrisi oleh akar lebih efektif.Perempelan, sisakan 2-3 cabang utama setiap produksi mulai umur 15-30 hari. Bertujuan untuk merangsang pembungaan dan menambah hasil panen cabe agar lebih banyak lagiPemasangan ajir, bertujuan untuk menopang tanaman agar berdiri tegak tidah mudah rebah oleh tiupan angin pemasangan. Pemasangan ajir dilakukan pada tanaman berumur 1 bulan setelah tanam. 3.Umur Tanaman Cabe 2-3 bulanKetika tanaman cabe memasuki umur 2-3 bulan, perawatan tanaman cabe tetap perlu dilakukan. Pada umur ini, lakukan pengontrolan terhadap laju tanaman, penyiangan dan pendangiran. Penyiraman juga masih dilakukan secara intensif.Pemupukan yang dilakukan ketika umur ini adalah :Pemupukan POC NASA, HORMONIK (GREENSTAR) dan Aero-810Usia 2 Minggu dan seterusnya (interval 1-3 minggu)Dosis yang digunakan :Semprot POC NASA 3-5 tutup per tangki + HORMONIK 1 tutup per tangki + Aero-810 0,5 tutup per tangki Cara aplikasi :Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun. Dengan volume tangki 10-17 liter, dibutuhkan 20-30 tangki per 1 hektar lahanPemupukan Makro susulan (Urea, ZA dan KCL) 4.Usia 5 minggu dan seterusnyaDosis yang digunakan :Urea = 10 sendok makan ZA = 20 sendok makan Kcl = 20 sendok makan Power Nutrition = 10-20 sendok makan Cara aplikasi : Campur semua pupuk diatas tadi kedalam 50 liter air, siramkan 2- 3 gelas per lubang tanaman (400cc-600cc)Diberikan setiap 1 minggu sekali 5.Umur Tanaman Cabe 3-4 bulanPada umur ini, tanaman cabe mulai banyak menghasilkan bunga dan telah terdapat beberapa buah cabe muda dan tua. Perawatan tanaman cabe pada fase ini adalah misalnya jika tanah atau lahan penanaman cabe kering maka perlu disiram. Pemupukan dapat dihentikan ketika tanaman cabe mulai memasuki waktu panen yaitu sekitar umur 3,5 bulan. Penulis:Nofrida yuerni,sst,penyuluh pertanian lapangan,BP4K2P Kec.Tilatang kamang,Kab-Agam, Sumatera Barat