Loading...

Perawatan Palem

Perawatan Palem
Palem termasuk tanaman hias mudah untuk dilakukan perawatannya dan cepat pertumbuhannya serta tahan terhadap serangan penyakit. Walaupun demikian, tanaman palem tetap harus dilakukan perawatan yang baik agar penampilannya tetap menarik. Tanaman palem yang disimpan dalam ruangan memiliki keterbatasan faktor lingkungan dalam ruangan sehingga akan berpengaruh terhadap penampilan palem tersebut. Karena itu,cahaya dan pemupukan merupakan faktor yang sangat dibutuhkan agar penampilan palem tetap menarik.1. CahayaPalem membutuhkan cahaya untuk pertumbuhannya. Sinar matahari diperlukan dalam pengolahan unsur hara yang diserapnya menjadi energi melalui proses fotosintesis dan respirasi yang diperlukan untuk semua kegiatan pertumbuhan. Secara periodik tanaman harus tetap dikeluarkan untuk mendapatkan sinar matahari langsung.Waktu yang dianjurkan untuk mengeluarkan tanaman palem yang dipajang dalam ruangan dapat dilakukan setiap 5-7 hari. Namun,sebenarnya selang waktu tiga haripun merupakan waktu terbaik untuk menjaga kondisi tanaman tetap segar.Agar tanaman palem dalam ruangan tetap terpelihara kesegarannya dapat dilakukan dengan menempatkan lampu. Lampu dirancang agar pancaran sinarnya mendekati pancaran sinar yang dihasilkan sinar matahari. Hanya saja ketersediaan lampu jenis ini agak sulit diperoleh. Bila menggunakan bohlam lampu pijar,panas yang ditimbulkannya dapat menyebabkan daun palem terbakar. Bohlam lampu pijar ini hanya menghasilkan sinar merah yang cenderung membuat tangkai tanaman menjadi panjang . Menggunakan lampu neon TL 20 watt menghasilkan sinar biru. Sinar tersebut dapat membentuk tanaman menjadi pendek dan gemuk. Namun demikian,kedua jenis lampu tadi dapat digabungkan dengan jarak pasang 60 cm di atas tajuk tanaman. Lampu tersebut dinyalakan selama 12 jam. Sinar yang ditimbulkannya akan setara dengan 2000-5000 luks cahaya. Cahaya ini cukup besar untuk pertumbuhan tanaman.2. SuhuSetiap jenis palem menghendaki suhu yang berbeda-beda. Ada palem yang cocok dengan suhu ruangan yang agak dingin,seperti palem kol,palem wregu,dan palem kipas. Ada juga palem yang cocok dengan suhu ruangan hangat,seperti palem kuning,palem chamaedorea,dan palem ekor ikan.Palem yang cocok dengan udara dingin dapat lebih tahan lama sekitar 7-10 hari diletakan di ruangan ber-AC,setelah itu tanaman palem dapat dikeluarkan. Palem yang cocok dengan udara panas,sebaiknya tidak dipajang di ruangan ber-AC berlama-lama,cukup 5-7 hari saja.3. KelembapanLingkungan dalam ruangan umumnya mempunyai kelembapan rendah dan relatif cepat berubah-ubah terutama di ruangan ber-AC. Untuk mengatasi kelembapan kurang dengan cara menaikkan kandungan air ,yaitu melakukan penyemprotan air ke tanaman dan lingkungannya,penyiraman secara teratur,dan penempatan tanaman secara berdekatan.Toleransi tanaman pada kelembapan rendah dari setiap jenis tanaman palem berbeda-beda. Biasanya daun palem yang tidak toleran terhadap kelembapan rendah akan tampak kusam. Selain itu,tanaman akan mudah terserang serangga. Palem chamaedorea sangat menyukai kelembapan ,tanaman ini sebaiknya disiram setiap hari. Untuk palem kipas dan palem kuning meskipun tidak memerlukan kelembapan tinggi ,sebaiknya tanaman ini tetap disiram setiap hari. Hanya saja,air siraman jangan sampai menggenangi akarnya.4. AirPenyiraman air bagi tanaman selain berfungsi sebagai penjaga kelembapan juga berfungsi sebagai media transportasi zat hara untuk berpindah dari media ke tanaman. Karena itu,keberadaan air sangat diperlukan.Media tanam haruslah dapat menyerap air sehingga dapat menjaga kelembapan. Bila media tanam yang dipakai untuk penanaman palem berukuran cukup besar di pot kecil berdrainase baik maka penyiramannya harus lebih sering dilakukan ,minimal sekali sehari. Sedangkan palem yang lebih kecil di tanam di pot besar dengan media gembur tidak perlu disiram setiap hari. Pada saat menyiram tanaman palem dilakukan di luar ruangan,sebaiknya seluruh bagian tanaman palem disiram,agar debu-debu yang menempel pada daun dapat terbuang.5. Pemupukan Pemupukan merupakan perawatan terpenting untuk tanaman dalam pot,karena sumber utama unsur hara hanya bergantung pada pupuk yang diberikan. Pemberian pupuk dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu melalui tanah ,dan melalui daun. Kedua cara ini dapat dikombinasikan. Pemberian pupuk melalui tanah biasanya berupa butiran yang ditanam atau diletakkan di tanah. Sedangkan,pupuk daun yang berupa cairan,penggunaannya dilarutkan dengan air dan disemprotkan ke daun tanaman. 6. RepottingPengepotan ulang atau repotting penting dilakukan saat tanaman dalam pot sudah tampak sesak . Akar-akarnya sudah bermunculan dipermukaan media. Bila potnya kurang kuat,akan menyebabkan pot menjadi rusak bahkan pecahPengepotan ulang dapat dilakukan bersamaan dengan pemisahan anakan untuk tanaman berumpun. Namun ,untuk tanaman tunggal ,hal yang dilakukan adalah mengganti pot atau hanya media saja. Penggantian media dilakukan karena media sebelumnya sudah tidak memadai karena sudah padat dengan akar palem. Penggantian pot dilakukan bila ukuran tanaman tidak sesuai lagi dengan besar pot. Sumardi Sumber : Berbagai bahan bacaan.