Loading...

PERBANDINGAN MESIN PANEN PADI REAPER DENGAN MESIN COMBINE HARVESTER

PERBANDINGAN MESIN PANEN PADI REAPER DENGAN MESIN COMBINE HARVESTER
Panen merupakan salah satu kegiatan budidaya tanaman yang perlu mendapat perhatian khusus. Saat panen merupakan waktu kritis, karena untuk tanaman tertentu, apabila saat panen terlambat maka kualitas maupun kuntitas hasil atau produksinya akan turun bahkan dapat rusak sama sekali.Padi sebagai tanaman yang dibudidayakan dengan pola tanam serentak, pada saat dipanen membutuhkan tenaga kerja yang sangat banyak agar panen dapat dilakukan tepat waktu. Kebutuhan tenaga kerja yang besar pada saat panen ini menjadi masalah pada daerah-daerah tertentu yang penduduknya sedikit.Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja adalah dengan cara meningkatkan kapasitas dan efisiensi kerja dengan menggunakan mesin panen. Keuntungan menggunakan mesin panen antara lain lebih efisien dan biaya panen per hektar dapat lebih rendah dibanding cara tradisional. MESIN PANEN PADI REAPERSeperti yang telah diterangkan dimuka bahwa mesin reaper ini bekerjanya adalah mengait rumpun padi, kemudian memotong dan selanjutnya dilempar kesebelah kanan mesin diatas permukaan tanah. Setiap lemparan terdiri dari 3-10 rumpun tanam padi tergantung dari jumlah alur pemotongan dari mesin. Untuk memudahkan pengangkutan ketempat perontokan biasanya diikat dulu atau dimasukkan kedalam karung agar tidak banyak gabah yang hilang karena rontok dari malainya. Mesin padi reaper dioperasikan oleh satu orang dan dibantu 2 orang untuk mengikat atau mengarungkan. Tenaga motor penggeraknya berkisar antara 2,5 sampai 3 Daya Kuda (DK). Dengan kapasitas kerja antara 30-35 jam/hektar dengan satu alur pemotongan. Sedangkan dengan tiga alur pemotongan berkisar antara 18-20 jam/hektar.Kelemahan penggunaan mesin padi reaper adalah:• Untuk varietas padi yang mudah rontok, akan banyak padi yang rontok akibat getaran atau perlakuan oleh mesin.• Biaya awal yang tinggi, yaitu harga pembeliannya dan harga bahan bakar yang terus meningkat.Keuntungan-keuntungannya adalah sebagai berikut :• Kapasitas kerja (jam/ha) tinggi.• Hanya membutuhkan 4-6 orang untuk panen dalam 1 hektar.• Biaya panen per hektar relatif lebih rendah dibandingkan dengan cara tradisional.• Kehilangan gabah di sawah relatif lebih rendah untuk varietas padi yang tahan rontok.• Dapat dimiliki kelompok tani secara koperasi. MESIN COMBINE HARVESTERBerbeda dengan dua mesin sebelumnya, mesin panen combine ini bekerja sampai pengarungan gabah yang sudah lepas dari malainya, dan gabah ini sudah bersih dari kotoran maupun gabah hampa. Sistem kerja mesin Combine Harvester ini adalah memotong, mengumpulkan, merontok, membersihkan dan mengarungkan gabah hasil panen, sehingga gabahnya tinggal dibawa ketempat pengeringan untuk dijemur sampai pada kondisi kering giling. Ukuran dari mesin combine ini ditentukan dari berapa lebar pemotongannya (jumlah jalur pemotongan). Jumlah jalur pemotongannya adalah dari 2 sampai 4 jalur tanam padi. Untuk tenaga motor penggeraknya juga lebih tinggi dari mesin reaper, yaitu antara 10 sampai 25 DK. Untuk mesin mini combine yang lebar pemotongan 4 jalur, tenaga motor penggeraknya sekitar 25 DK. Dengan satu orang operator dan satu orang pengatur pengarungan dapat naik diatasnya.Perbedaan utama mesin mini combine dengan mesin reaper dalam bagian-bagian utamanya adalah bahwa pada mesin ini dilengkapi dengan mesin perontok gabah dan pembersih gabah. Selain itu juga mesin ini tidak ada mekanisme tali pengikat. Karena batang padi yang terpotong langsung dibawa dan dijepit kebagian perontok, gabah yang telah rontok diteruskan kebagian pembersih dengan sistem hembusan angin oleh kipas, sedang batang daun dan gabah hampa dibuang keluar melalui corong pembuangan. Untuk mempermudah perjalanan diatas permukaan tanah yang umumnya basah, maka mesin mini combine roda yang digunakan adalah roda rantai (seperti kendaraan tank). Roda rantai ini disebut juga roda "crawler" yang memiliki tingkat flesibilitas dan cengkraman yang tinggi untuk segala keadaan tanah.Kelemahan penggunaan mesin combine harvester adalah:• Biaya awal yang tinggi untuk pembelian mesinnya.• Memerlukan biaya operasional/perawatan mesin.• Memerlukan bahan bakar yang banyak untuk dapat bekerja maksimal.Keuntungan-keuntungannya adalah sebagai berikut :• Kapasitas kerja tinggi (1 – 2 Kg/menit).• Efisiensi kerja 0,26 – 0,80 H/jam.• Hanya membutuhkan 2-3 orang untuk panen dalam 1 hektar.• Biaya panen per hektar relatif lebih rendah dibandingkan dengan cara tradisional.• Kehilangan gabah di sawah relatif lebih rendah sekitar ?3%.• Kondisi gabah sudah bersih dengan kadar kotoran ?2%.• Dapat dimiliki oleh kelompok tani ataupun perorangan untuk system sewa.