Loading...

Perbanyakan Agen Hayati Paenibacilus Polymixa Untuk Tanaman Padi

Perbanyakan Agen Hayati  Paenibacilus Polymixa Untuk Tanaman Padi
Coryne bacterium sp. yang saat ini lebih dikenal dengan nama Phaenibacillus polymyxa merupakan salah satu agensia hayati yang bersifat antagonis dan dapat mengendalikan beberapa jenis penyakit tanaman. Yang paling utama adalah dapat mengendalikan penyakit BLB / Kresek pada tanaman padi yang disebabkan oleh bakteri Xanthomonas campestris pv oryzae. Menurut Wikipedia dalam jurnal yang berjudul Phaenibacillus polymyxa, bakteri ini merupakan bakteri yang berbentuk batang dan salah satu jenis bakteri gram positif yang mampu memperbaiki Nitrogen dalam tanah. Koloninya berwarna putih kotor, dan di bawah lampu ultra violet tidak bereaksi.Cara Perbanyakan Agen hayati Paenibacillus PolymixaBahan dan AlatKebutuhan untuk 5 liter1. Kentang 1,5 Kg2. Gula Pasir 75 Gram3. Air steril 5 Liter4. Isolat Paenibacillus 1 tabung Bahan Sterilan5. Obat luka (PK) 0,2 gram/liter Alat Fermentasi6. Aerator aquarium 2 lubang atau 1 lubang7. Glas wol8. Slang aquarium9. Botol kemasan air mineral bekas10. Jerigen 5 liter11. Lilin mainan anak 12. Kawat ose13. Lampu penangas/lilin14. Panci15. Kompor gas Cara kerja :Membuat media cair EKG (Ekstrak Kentang + Gula)1. Mengupas kentang hingga bersih dari kulitnya.2. Mencuci kentang yang telah dikupas dengan air hingga bersih.3. Memotong kentang berbentuk dadu.4. Merebus kentang dengan air sebanyak 5 liter ditambah 10% volume air dari 5 liter (penambahan berfungsi untuk menjaga air tetap berjumlah 5 liter sebab ada proses penguapan pada saat merebus air), sampai kentang empuk (tidak hancur).5. Memisahkan kentang yang telah direbus dengan airnya (ekstrak kentang)6. Masukkan gula pada air rebusan kentang lalu aduk sampai larut.7. Mendinginkan air rebusan kentang setelah itu masukkan kedalam jerigen.Membuat sirkulasi udara steril1. Memastikan aerator memiliki tekan udara yang baik.2. Sambungkan selang pada aerator.3. Melubangi tutup botol aqua dan tutup jerigen sebesar lubang selang L sebanyak 2 lubang, lalu masukkan selang L kedalamnya.4. Memberikan selang pada masing-masing mulut selang L, lalu menyambungkan satu sama lainnya. Mulai dari aerator, botol aqua pertama, kedua, jerigen dan botol aqua ketiga5. Mengisi botol aqua pertama dengan larutan serbuk PK sampai leher botol.6. Mengisi botol aqua kedua dengan glasswol setinggi leher botol.7. Mengisi botol aqua ketiga dengan air aquades.8. Memastikan sirkukasi udara sampai ke botol aqua ketiga dan tidak ada bocor.Perbanyakan bakteri media cair EKG1. Melarutkan bakteri pada tabung kulture dengan air steril.2. Memasukkan bakteri yang telah dilarutkan pada media cair EKG.3. Memasukkan minyak goreng sebanyak 1 sendok.4. Menutup jerigen dengan rapat dan menghidupkan aerator yang telah di modifikasi mengeluarkan sirkulasi udara steril.5. Menginkubasikan selama 14 hari dengan sirkulasi udara steril 24 jam. Dosis Paenibacillus Polymixa Dosisnya adalah 3 Litter/ha, Konsentrasi larutan Paenibacillus Polymixa yang digunakan untuk mengendalikan penyakit tanaman yaitu 55 cc/litter air dengan volume semprot 500 litter/ha BP3K Kecamatan Cisaat