Perbanyakan Benih Kentang Dengan Stek Pucuk Di Bpp Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada
Tanaman Kentang (Solanum SP) merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang sangat strategis dan berprospek pasar cukup menjanjikan, dimana permintaan akan kentang terus meningkat. Ketersediaan stok kentang di pasar lokal masih terbatas dan sangat tergantung pada pasokan dari luar daerah (NTB dan Jawa). Fakta lapang ini berbanding terbalik dengan potensi wilayah yang mempunyai karakter spesifik lokalita yang semestinya sangat memungkinkan dibudidayakan tanaman kentang. Secara geografis dan agroklimat wilayah Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada sangat sesuai untuk dikembangkan tanaman hortikultura dataran tinggi seperti; kentang, wortel dan sayuran berdaun lainya yang secara agroklimat hanya dapat tumbuh optimal di dataran tinggi. Terbatasnya pengembangan tanaman kentang oleh masyarakat lokal disebabkan oleh minimnya stok benih kentang dan tingginya harga benih kentang di daerah. Kondisi tersebut menjadikan petani lokal hanya mengembangkan tanaman hortikultura spesifik lokalita lainya, sedangkan tanaman kentang dapat dikembangkan apabila tersedianya kebijakan pemeritah dalam pengembangan hortikultura (kentang). Ketersediaan benih berkualitas dengan harga terjangkau hingga saat ini masih menjadi permasalahan di tingkat petani di daerah luar jawa termasuk di kabupaten ngada. Perbanyakan benih kentang dengan stek menjadi solusi alternatif yang dapat dikembangkan untuk pemenuhan kebutuhan petani akan benih kentang di daerah. Tujuan Adapun harapan yang hendak dicapai adalah sebagai berikut; 1). Tersedianya benih kentang berkualitas dengan harga terjangkau, 2). Meningkatnya kemampuan penyuluh dan petani binaanya dalam melakukan teknik perbanyakan benih kentang dengan stek, serta 3). Tercukupinya produksi kentang dalam daerah dan dapat dijangkau oleh masyarakat lokal. Langkah Kerja Seleksi tanaman induk ; Pilih tanaman kentang yang pertumbuhan vegetatif awalnya baik dan berumur 2 – 3 minggu setelah tanam. Siapkan alat dan bahan dan pastikan peralatan dalam kondisi steril, termasuk orang yang akan lakukan penyambungan. Lakukan pemotongan batang tanaman kentang 2-3 cm di atas permukaan tanah. Selanjutnyan potong-potong batang kentang yang terdiri dari satu helai daun dan bakal mata tunas. Oleh : Yohanes Viany Holo, S.ST (NIP. 197501312005011011)