Undan-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang system Budidaya Tanaman dan Peraturan Pemerintah nomor 6 Tahun 1995 tentang Perlindungan Tanaman. Ada disebutkan bahwa pangan dalam OPT dilakukan dengan system pengendalian Hama Terpadu (PHT). Dudalam system PHT, pelaksanaan pengendalian OPT diutamakan dengan nmenggunakan musuh alami, yaitu pngendalian dengan menggunakan makluk hidup. Musuh Alami (Agen Pengendalian Hayati), bahan Aktif ; (1). Jamur / Trichodarma, Beasveria Bassiana, (2). Bakteri, (3). Virus. Musuh alami disebut juga Parasitoid. Analisa Agroekosistim : Bahwa Kematian Tanaman pala umumnya disebabkan oleh Penyakit busuk pembuluh batang (ceratocystis). Penykit busuk akar (phytoph thora). Alat dan bahan perbanyakan Metabolik Sekunder : (1). Dandang, (2). Kompor gas, (3). Jeregen isi 2 liter, (4). Saringan, (5). Gayung, (6). Corong, (7). Pengaduk, (8). Ember, (9). Timba, (10), Beaker gelas, (11), Erlenmeter, (12). Kuas, (13). Kapas, (14). Air Beras, (15). Air Kelapa, (16) Byclin, (17/. Gula, (18). Bibit Jamur Trichoderma, dan Beasveria basiana, (19). Aquades. Resep campuran: Air beras 4 liter, air kelapa 1 liter, gula 5 sendok makan. Cara kerja ; (1). Masukkan 4 liter air beras dan 1 lter air kelapa tambahkan 5 sendok gula pasir . tutup alat masak sampai mendidih, (2). Setelah mendidih, dinginkan, setelah dingin masukkan media metabolic kedalam jeregen yang telah steril kemudian jerigen ditutup, (3). Jergen yang telah diisi larutan spora trichoderma atau Beasvoria dikocok,. Setelah 21 hari sudah bisa dipanen. Penulis : Suharwandi, SP Penyuluh Pertanian Madya dinas Pertanian Pertanian Kabupaten Aceh Selatan.