GARUT, 10 Desember 2025 – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cibiuk menggelar kegiatan Temu Usaha yang mempertemukan pelaku utama (petani) dengan pelaku usaha bertempat di Aula BPP Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut. Pertemuan strategis ini dihadiri oleh pimpinan CV. Multi Niaga Nusantara selaku distributor sarana produksi pertanian (saprodi) serta perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani dari seluruh wilayah Kecamatan Cibiuk.
Menjalin Sinergi Kemitraan Kegiatan Temu Usaha ini diselenggarakan dengan tujuan utama memfasilitasi kemitraan dan kerja sama yang saling menguntungkan antara petani sebagai produsen dengan pelaku usaha sebagai penyedia input pertanian. Melalui forum ini, BPP Cibiuk berupaya memangkas hambatan distribusi sarana produksi agar petani mendapatkan akses yang lebih mudah, tepat waktu, dan berkualitas.
Dalam arahannya, Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Cibiuk menyampaikan bahwa kemitraan adalah kunci dalam penguatan kelembagaan petani. "Kami ingin memastikan bahwa petani tidak berjuang sendirian. Dengan adanya nota kesepahaman atau kerja sama dengan pihak seperti CV. Multi Niaga Nusantara, petani mendapatkan jaminan ketersediaan saprodi yang standar, sementara pelaku usaha mendapatkan kepastian pasar yang luas," ujarnya.
Dukungan CV. Multi Niaga Nusantara Pihak CV. Multi Niaga Nusantara yang hadir sebagai narasumber sekaligus mitra, memaparkan berbagai keunggulan produk dan pola distribusi yang dapat diakses oleh kelompok tani. Distributor ini berkomitmen untuk mendukung produktivitas pertanian di Cibiuk melalui penyediaan pupuk, benih, dan pestisida yang sesuai dengan rekomendasi teknis, serta membuka ruang dialog mengenai skema pembayaran atau pengadaan yang lebih meringankan beban petani.
Respon Positif Pelaku Utama Para ketua Gapoktan yang hadir menyambut baik inisiatif ini. Menurut mereka, kendala utama di lapangan seringkali berkaitan dengan kelangkaan atau tingginya harga saprodi saat musim tanam tiba. Dengan adanya fasilitasi dari BPP, diharapkan ada kesepakatan harga dan ketersediaan stok yang lebih stabil di tingkat kecamatan.
Harapan Kedepan Melalui kegiatan Temu Usaha ini, diharapkan tercipta ekosistem pertanian yang lebih mandiri dan profesional di Kecamatan Cibiuk. Kerja sama yang terjalin tidak hanya sebatas jual-beli, namun juga mencakup pendampingan teknis penggunaan produk agar efisiensi biaya produksi tetap terjaga demi meningkatkan kesejahteraan petani.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan penandatanganan komitmen bersama untuk melanjutkan komunikasi bisnis yang lebih intensif antara pengurus kelompok tani dengan pihak distributor.