Loading...

PERLAKUAN BENIH CABAI

PERLAKUAN BENIH CABAI
PERLAKUAN BENIH CABAI Sebelum benih disemaikan / ditanamkan ke dalam polibag perlu diberi perlakuan lebih dahulu agar mudah berkecambah dan bebas dadi bibit penyakit berupa cendawan atau bakteri. Perlakun benih bisa dilakukan secara basah maupun kering.1. Perlakuan basahBenih yang akan disemai direndam dalam air yang telah diberi fungisida dan bakterisida selama 4 (empat) sampai 6 (enam) jam kemudian benih diperam. Benih dibungkus dengan handuk basah atau kertas koran yang dilipat dan dibasahi kemudian diperam di dalam bekas kaleng biskuit yang didalamnya diberi penerangan lampu 15 watt. Handuk atau kertas koran harus selalu dijaga kelembabannya dengan cara disirami air secukupnya apabila terasa mulai kering. Setelah 3 (tiga) atau 4 (empat) hari benih telah berkecambah 0,5 - 1,0 mm dan siap disemaikan. 2. Perlakuan KeringPerendaman benih dan pemeraman biasanya mempersulit penanaman benih ke polibag karena kulit benih menjadi lengket dan sulit dipisahkan satu sama lain. Oleh karena itu, perlakuan benih bisa dilakukan secara kering.Benih yang masih dalam kantung kemasan dibuka dengan cara menggunting salah satu ujungnya. Ke dalam kantong dimasukkan satu sendok teh fungisida dan satu sendok teh baktersida. Bungkus kemasan dapat dilipat kemudian dikocok-kocok sampai seluruh benih terselimuti fungisida dan bakterisida tersebut. Setelah itu benih siap disemai / ditanam di polibag. Disusun oleh : Chodiran, S.P. (BP3K Kec. Kalibening - Kab. BanjarnegaraSumber : Final Prajnanta, 2006. Kiat Sukses Bertanam Cabai di Musim Hujan. Penebar Swadaya. Jakarta