PENDAHULUAN Cabe merupakan salah satu komoditas pertanian yang harganya sangat berfluktuasi. Apalagi menjelang hari-hari besar seperti lebaran, harga cabe pasti melonjak tinggi. Hal ini yang memancing orang untuk menanam cabe, baik untuk dijual maupun sekadar untuk persediaan sendiri. Sayangnya bagi yang tinggal diperkotaan ketersedian lahan untuk bercocok tanam sangat terbatas. Namun hal ini bisa disiasati dengan menanam cabe dalam pot atau polybag. TUJUAN Tujuan Memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Meningkatkan keterampilan keluarga tani-nelayan dalam budidaya tanaman cabe, Meningkatkan pendapatan keluarga tani. PEMILIHAN BENIH Salah satu jenis cabe yang cocok untuk ditanam di pekarangan adalah cabe kerting. Jenis ini relatif lebih tahan terhadap iklim tropis dan rasanya pedas banyak disukai di pasaran. PENYEMAIAN BENIH benih cabe harus disemaikan terlebih dahulu. Tempat persemaian bisa berupa polybag ukuran kecil (8×9 cm), daun pisang, baki (tray) persemaian, atau petakan tanah. Buat petakan tanah dengan ukuran secukupnya, campurkan kompos dengan tanah lalu aduk hingga rata. Masukkan benih cabe dalam larikan dengan jarak 7,5 cm kemudian siram untuk membasahi tanah dan tutup dengan abu atau tanah. Pada hari ke-4 akan muncul bibit dari permukaan tanah, Tanaman cabe siap dipindahkan ke polybag besar setelah berumur 3-4 minggu, atau tanaman telah mempunyai 3-4 helai daun. PEMINDAHAN BIBIT DAN PEMELIHARAAN Pindahkan bibit tanaman cabe dari tempat persemaian kedalam polybag Pemupukan, penyiraman, pengajiran, perompesan (pemotongan tunas muda di ketiak daun), dan pemeliharaan dari hama dan penyakit. Disusun Oleh : Agus Nira, Admin SMIPP BPP Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis