Persiapan benih tanaman leather leaf merupakan bagian yang digunakan untuk memperbanyak dan/atau mengembangbiakkan tanaman. Benih yang akan ditanam merupakan varietas unggul/komersial. Benih leather leaf yang akan diusahakan sebagai benih sebaiknya berasal dari varietas yang sudah dilepas oleh Menteri Pertanian sehingga jelas asal usulnya. Benihatau bahan tanaman yang digunakan mempunyai surat keterangan mutu, berasal dari penangkar/produsen yang terdaftar diinstansi yang berwenang dibidang perbenihan. Benih yang digunakan sebaiknya berlabel dan label benih setelah tanaman dipindahkan ke lapang sebaiknya disimpan (minimal2 tahun) untuk membuktikan bahwa tanaman yang dibudidayakan berasal dari benih yang mempunyai surat keterangan mutu. Penggunaan bahan kimia untuk perlakuan benih dilakukan sesuai anjuran mendapatkan produksi dan mutu hasil sesuai standar serta ramah lingkungan. Tujuan dari penggunaan benih florikulturaleather leaf yang baik adalah untuk: 1. Meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman; 2. Meningkatkan mutu produk dan efisiensi produksi tanaman florikulturakususnya leather leaf ; 3. Menjamin pelestarian, kesuburan lahan, penggunaan sumber daya dan sistem produksi yang berkelanjutan/ramah lingkungan; 4. Menjamin keamanan konsumen; 5.Meningkatkan daya saing dan peluang penerimaan oleh pasar internasional maupun domestik; 6. Meningkatkan kesejahteraan petani. Untuk memenuhi tuntutan konsumen domestik maupun globalakan produk yang aman, bermutu dan ramah lingkungan makaGAP-SOP merupakan hal yang perlu dilakukan. Dengan demikiandiperlukan upaya peningkatan kemampuan, ketrampilan danperubahan pemahaman dan sikap petugas maupun produsenflorikultura dalam usaha budidaya Penerapan GAP dalam budidaya tanaman florikulturadimaksudkan untuk memperbaiki proses produksi menjadi ramahlingkungan, meningkatkan kualitas produk sesuai standart,memungkinkan penelusuran semua aktivitas produksi dan dapatdilacak kembali jika terjadi masalah atau keluhan dari konsumen,serta meningkatkan daya saing dalam memasuki pasar global.Untuk itu penerapan GAP-SOP mutlak dilakukan oleh petani. Dalam upayameningkatkan produksi dan produktivitas tanaman leather leafdilakukan dengan pendekatan penerapan GAP-SOP dan GHP.Budidaya Tanaman Florikultura merupakan rangkaian semua kegiatan proses produksi yang meliputi kegiatan pratanam, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemanenan dan pascapanen florikultura. Selain itu tanaman Florikultura adalah suatu kelompok jenis tanaman hortikultura yang bagian atau keseluruhannya dapat dimanfaatkan untuk menciptakan keindahan, keasrian dan kenyamanan di dalam ruang tertutup dan/atau terbuka Dalam perbanyakan tanaman leather leaf yaitu dengan pemisahan/pemotongan rhizome dari rumpun tanaman yang telah berumur lebih dari 1 tahun. Tanaman dalam kondisi pertumbuhan normal dan sehat atau bebas OPT. Benih berupa rhizome dengan diameter 0.8 – 1.0 cm dan panjang 10 cm, tanpa daun, kemudian sisakan tangkai daun sepanjang 7 cm. Rhizome yang sudah didapat bersihkan dari kotoran atau tanah, selanjutnya potong akar sehingga tersisa 1-2 cm. Cara perbanyakan Leather leaf adalah sebagai berikut: · Memilih rumpun yang mempunyai anakan cukup banyak dan telah berumur lebih satu tahun hingga dua tahun Bila dompolan Leather leaf cukup besar selanjutnya dibersihkan dari tanah-tanah yang masih menempel, sehingga memudahkan pemisahan dan mengurangi resiko kematian. · Memisahkan rhizomeleather leaf dilakukan dengan cara memotong rhizome dengan pisau tajam dibagian yang ingin dipisahkan. Pisau tajam sebaiknya steril, menyeterilkan pisau yaitu cukup mudah hanya dengan cara pisau dibakar bolak balik selewat pada api lilin selanjutnya dipergunakan untuk memotong rhizome. rhizome yang hendak dipisahkan sebaiknya memiliki tunas supaya pertumbuhannya cepat. · Memisahkan rumpun sebaiknya dilakukan maximal empat tahun sekali, hal ini diharapkan untuk perbanyakan tanaman dan juga menghindarkan kejenuhan titik tumbuh. · Setelah benihrhizome Leather leaf didapat kemudian menyiapkan media tanam benih. · Penyiapan media tanam benih yaitu dengan cara mencampur media tanah dan pupuk kandang dengan dosis 1 : 1 · Penyemaian dalam penyemaian rhizome Leather leaf dapat dilakukan di lahan maupun dilakukan dengan polybag. · Untuk penyemaian benih menggunakan polybag penataannya dapat disesuaikan dengan ukuran polybag, caranya menyemai menggunakan polybag yaitu ; polybag diisi dengan media semai 1/2 bagian, masukkan rimpang yang sudah tumbuh satu batang kemudian masukkan lagi media semai hingga menutupi rimpang bagian bawah dan usahakan tunas jangan tertutupi. · Siram semaian tersebut hingga kapasitas lapang · Lakukan perawatan pesemaian seperti merawat tanaman lainnya hingga tumbuh dengan baik dan siap untuk dipindahkan ke lapang. · Benih yang sudah siap untuk ditanam dilapang sebaiknya disortir/dipilih yang terbagus. · Siram dengan air secukupnya, lalu tempatkan ditempat teduh sampai keluar tunas yang baru. Selanjutnya dipindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari penuh. Ditulis Oleh: Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber: Bacaan Ditjen Horti dan SOP lainnya dari Google Sumber gambar : Foto: Purwanti/Sri