Loading...

PERSIAPAN KANDANG PADA PETERNAKAN BURUNG PUYUH

PERSIAPAN KANDANG PADA PETERNAKAN BURUNG PUYUH
Burung puyuh adalah jenis burung yang tidak asing lagi di kehidupan kita sehari-hari.Burung puyuh yang dikenal sebagai jenis burung yang liar memiliki tubuh yang mungil, berkaki pendek dan tidak bisa terbang. Pada awalnya burung ini tergolong jenis burung buruan, dimana dapat diambil dagingnya untuk dikonsumsi, cita rasa daging yang enak dan khas menjadikan burung ini selalu diburu. Namun lama kelamaan burung puyuh pun berkurang populasinya sehingga dikembangkanlah usaha ternak burung puyuh, disamping dagingnya dapat dikonsumsi, telurnya pun memiliki pasar yang baik karena selalu dicari dan dibutuhkan oleh konsumen. Burung ini hidup di alam terutama di semak belukar dan di sawah-sawah. Berbeda halnya dengan ayam, burung puyuh telah dapat dipelihara di perkotaan, sifat burung ini yang mampu menguasai diri dengan baik dan dapat menghasilkan telur sebanyak 5 sampai 6 butir per minggunya. Nilai protein hewani yang terdapat pada telur puyuh sangat tinggi, tak heran jika telur burung puyuh selalu hadir di berbagai masakan dan olahan makanan. Ada banyak keuntungan yang diperoleh dari ternak burung puyuh, diantaranya dapat memenuhi permintaan pasar akan telur burung puyuh yang selalu meningkat. Ditinjau dari segi harga, ke depannya akan semakin tinggi. Burung puyuh yang tidak produktif bertelur lagi dapat dikonsumsi dagingnya. Kotorannya pun bisa dijadikan pupuk kandang, dan banyak lagi keuntungan lain dari budidaya burung puyuh. Terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan dari ternak burung puyuh, salah satu diantaranya adalah persiapan kandang puyuh. Kandang puyuh dapat dibagi menjadi :1. Kandang sebagi induk pembibitan.Kandang jenis pertama ini berfungsi sebagai tempat indukan puyuh untuk pembibitan, jenis kandang ini sangat mempengaruhi hasil produktifitas dan kualitas dari telur puyuh. Sesuaikan ukuran kandang yang dibuat dengan jumlah indukan puyuh yang dipelihara. Kandang puyuh yang ideal untuk digunakan pembibitan yaitu 1 ekor puyuh dewasa dengan luasan kandang 200 m². Jenis kandang sangat berpengaruh terhadap produktivitas dan kemampuan untuk menghasilkan telur dengan baik.2. Kandang untuk indukan petelurJenis kandang yang kedua adalah untuk indukan yang menghasilkan telur yang akan kita jual. Kandang ini memiliki ukuran yang sama dengan jenis kandang untuk induk pembibitan, namun pada jenis kandang ini bisa sedikit menambah kepadatan puyuh dalam satu kandang. Kepadatan kandang lebih besar tetapi bisa juga sama.3. Kandang untuk anak puyuh/umur stater (kandang indukan)Kandang ini merupakan kandang bagi anak puyuh pada umur starter, yaitu mulai umur satu hari sampai dengan dua sampai tiga minggu. Kandang ini berfungsi untuk menjaga agar anak puyuh yang masih memerlukan pemanasan itu tetap terlindung dan mendapat panas yang sesuai dengan kebutuhan. Kandang ini perlu dilengkapi alat pemanas. Biasanya ukuran yang sering digunakan adalah lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. (cukup memuat 90-100 ekor anak puyuh).4. Kandang untuk puyuh umur grower (3-6 minggu) dan layer (lebih dari 6 minggu)Bentuk, ukuran maupun peralatannya sama dengan kandang untuk induk petelur. Alas kandang biasanya berupa kawat ram. Ditulis oleh: Jafaruddin, PPL di BPP Kec. Meurah Dua