Loading...

PERSIAPAN LAHAN BUDIDAYA PADI SAWAH KEGIATAN SL MENDUKUNG UPSUS TAHUN 2017

PERSIAPAN LAHAN BUDIDAYA PADI SAWAH KEGIATAN SL MENDUKUNG UPSUS TAHUN 2017
MATERI GERBANG DAERAH CYBER EXTENTION JUDUL : KEGIATAN DEMONSTRASI PERSIAPAN DAN PENGOLAHAN LAHANKEC./KAB/PROP. : LEMBOR/MANGGARAI BARAT / NUSA TENGGARA TIMURGAMBAR : Gambar: 1. Lahan sudah olah Tahap II 2. Foto TanamMATERI : Materi persiapan dan pengolahan lahan di laksanakan oleh Kelompok Tani Bantang Cama Kelurahan Tangge di dampingi Penyuluh THL-TBPP pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat dalam pelaksanaan kegiatan sekolah lapang dalam rangka mendukung UPSUS Persiapan lokasi dan pengolahan lahan 15 juni dan 20 Juni 2017 Pengelolaan/persiapan lahan dilakukan 2 kali menggunakan traktorPengolahan tanah bertujuan untuk : 1. Untuk menggemburkan tanah. 2. Mengontrol tanaman pengganggu dan hama lainnya 3. Mencampur sisa tanaman dengan tanah. 4. Menciptakan kondisi kegemburan tanah yang baik untuk pertumbuhan akar 5. Mendorong aktifitas mikroorganisme tanah, dan membuang gas-gas beracun dari dalam tanah. Keuntungan Pengolahan Lahan1. memperbaiki aerasi tanah terutama sirkulasi udara 2. mengendalikan gulma, 3. memutus siklus hidup hama dan penyakit 4. memudahkan aktivitas budidaya ,terutama saat tanam dan pembersihan gulma Memudahkan pengambilan unsur hara oleh akar tanaman. Kelemahan Pengolahan Lahan1. meningkatkan peluang erosi , terutama pada lahan yang sulit diatur pengairanya.2. Proses penguapan air lebih cepat karena pori-pori tanah longgar 3. Membutuhkan Waktu dan tenaga kerja serta biaya yang banyak. Pengolahan tanah untuk budidaya padi sawah dilakukan 3(tiga) tahap: Tahap Pertama (I) : -Lahan dibersihkan dari gulma dan sisa-sisa tanaman, kemudian disebarkan pada lahan yang akan diolah - Lahan digenangi air selama 7- 10 hari agar tanahnya lembek - Bajak lahan dengan traktor atau cangkul sedalam 15 – 20 cm dan dibiarkan untuk proses inkubasi selama 7 – 10 hari. Tutup air setiap petak,usahakan jangan ada air yang masuk dan keluar. Tahap Kedua (II) : ? Setelah 10 hari, Periksa air pada lahan/petak, usahakan air pas - pasan (10 – 15 cm)? Bajak lahan dengan traktor atau cangkul sampai semua gulma dan sisa-sisa tanaman tercampur dengan lumpur sampai tenggelam.? Tutup pintu pemasukan dan pembuangan air pada petak sawah, tinggi genangan air pada petak 10 – 15 cm.Pengolahan Tanah tahap ketiga (III) ? Tanah dibajak dengan traktor atau dicangkul sampai lembek (lumpur halus ) ? Tanah diratakan ? Buat saluran pegaturan/pembuangan air disamping kiri dan kanan petak ? Lahan siap ditanam. Materi: Kelompok jabatan fungsional (THL-TBPP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat Editor: Kongradus Jagut,SP