Persiapan untuk panen atau pemungutan hasil dilakukan bila telah ada buah-buah yang masak. Masaknya buah ditandai dengan warna cerah, kuning, atau jingga, tergantung varietasnya. Cara Pemungutan Buah Jambu Mete :1. Cara Lelesan, yaitu memungut buah yang telah jatuh ke tanah, tapi umumnya buah sudah lewat masak.2. Cara selektif, yaitu memetik buah di pohon yang benar-benar telah masak. Pemetikan dapt langsung dengan tangan atau dengan bantuan galah yang ujungnya dilengkapi dengan songkok bambu atau kawat.Panen buah mete umumnya dilakukan dengan memetik buah-buah yang telah masak di pohon atau memungut buah-buah yang telah gugur di tanah tetapi sudah matang. Pemetikan buah mete ini tidak dapat dilakukan sekaligus karena buah mete tidak masak secara bersamaan, pemetikan dapat dilakukan setiap 3 – 5 kali selama 2 – 3 bulan. Tergantung pada banyaknya buah, buah-buah yang telah mencapai derajat kemasakan yang optimal ditandai dengan penampakan fisik buah semu seperti buah semu berwarna merah cerah jingga atau kuning, daging buah semu jika dipijit sudah agak terasa lunak, dan buah telah berumur 60 – 70 hari sejak bunga mekar. Ditulis Kembali Oleh : Harnati Rafiastuti, SP (Penyuluh BBP2TP) Sumber Bacaan :1. Yulius Ferry dan Rusli. 2012. Pemanfaatan Limbah Tanaman Untuk Pupuk Organik Dalam mendukung Kemandirian Petani dan Peningkatan Produktivitas Jambu Mete. Unit Penerbitan dan Publikasi BALITTRI 2012.2. Hadad EA, dkk. 2007. Jambu Mete. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Kementerian Pertanian. Bogor.3. Berbagai Sumber.4. Gambar berasal dari Google tentang tanaman mete.