Loading...

Pertanian Masuk Sekolah (budidaya Aneka Sayur Di Smk Budi Luhur Maumere)

Pertanian Masuk Sekolah  (budidaya Aneka Sayur Di Smk Budi Luhur Maumere)
Pertanian Masuk Sekolah (Tani MaS) merupakan kegiatan budidaya pertanian yang dilakukan oleh siswa dan guru di lingkungan sekolah. Kegiatan ini merupakan salah satu Program prioritas Menteri Pertanian di enam bulan pertama bekerja.MenteriPertanianmencanangkan program tersebut dalam acara peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara awal November lalu. Program ini akan memperkenalkan dunia pertanian di lingkungan sekolah, baik dalam pelajaran maupun praktek. Program ini di bawahtanggungjawab Badan Ketahanan Pangan yang merupakan salah satu upaya membangun ketahanan pangan melalui beberapa pendekatan salah satunya yaitu kebun sekolah. Penerapan kebun sekolah dilaksanakan untuk menarik minat generasi muda di sector pertanian ,sebagai salah satu upaya regenerasi petani. Tujuan program Tani MaS adalah meningkatkan pengetahuan siswa tentang budidaya pertanian; menumbuhkan semangat siswa menjadi agripreneur; serta meningkatkan ketersediaan dan akses pangan. Sasaran kegiatan ini adalahsiswa SMA/SMK/MA di 34 Provinsi. Dengan demikian siswa diperkenalkan dan dilatih dengan berbagai aktivitas budidaya aneka sayuran mulai dari penentuan jenis tanaman, pengolahan lahan, penanaman, pemupukan pengendalian hama dan penyakit serta panen dan pasca panen. Sehingga siswa memiliki bekal pengetahuan apabila nantinya bekerja sebagai petani milenial. SMK Budi Luhur Maumere bukan merupakan SMK Pertanian. Di SMK Budi Luhur Maumere kegiatan Tani MaS telah dilakukan sejak awal bulan Oktober 2019. Kegiatan Tani MaS dilakukan atas inisiatif pihak sekolah sendiri dan menjalin kerjasama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Alok dalam pendampingan teknis budidaya. Pihak sekolah ingin memanfaatkan lahan yang ada di sekitar lingkungan sekolah sebagai kebun sekolah. Kegiatan pendampingan oleh BPP Alok dilakukan sejak pengolahan lahan, budidaya hingga panen dan pasca panen. Kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama oleh siswa dan guru. Kegiatan diawali dengan penentuan jenis tanaman dilakukan dengan memanfaatkan potensi wilayah perkotaan yaitu budidaya aneka sayuran. Budidaya aneka sayur dipilih karena mudah dilakukan dan cepat berproduksi. Setelah itu dilakukan pengolahan lahan dengan mesin pertanian kemudian dilanjutkan dengan pembuatan bedengan. Setelah itu dilakukan penanaman aneka sayur berupa sayur bayam, sawi dan kangkung. Selain aneka sayuran juga dilakukan budidaya tanaman pangan yaitu jagung. Pemeliharaan tanaman berupa pengairan dan penyiangan. Setelah tanaman siap, maka dilakukan panen perdana aneka sayuran. Panen perdana ini dilakukan secara bersama-sama oleh Kepala Sekolah, Guru, siswa dan Penyuluh Pertanian di WKBPP Kecamatan Alok. Kegiatan panen perdana dilakukan pada tanggal 18 November 2019. Dengan melihat proses budidaya dan produksi aneka sayuran yang dihasilkan, pihak sekolah semakin antusias untuk melanjutkan kegiatan ini. Hal ini merupakan suatu komitmen penting dari pihak sekolah, karena mereka merasakan sendiri manfaat dan keutungan yang diperoleh dari kegiatan ini. Sehingga Kepala SMK Budi Luhur berkeinginan untuk membuka Jurusan Pertanian sebagai salah satu program studi Jurusan baru di sekolah tersebut. Kegiatan Tani MaS di SMK Budi Luhur terus dilakukan hingga saat ini. Dengan demikian diharapkan akan muncul agripreneur muda dari SMK Budi Luhur. Selain itu SMK Budi Luhur Maumere diharapkan dapat memenuhi syarat sebagai salah satu SMK yang akan menjadi sasaran Program Pertanian Masuk Sekolah di tahun yang akan datang. Penulis :Ekawati Yustri Octavia Isu, SST. Penyuluh di WKBPP Kecamatan Alok Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.