Kepala BPP Tanah Mea, Irwan, SP membuka Pertemuan dua Mingguan sebagai BPP model Konstratani yang berlokasi di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Banawa Selatan, mendukung program utama Kementan yang digagas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang PSP, Umar Lamarauna S.E MM, Kepala Seksi Penyuluh Yuliana Liku, SP. MP, KOrdinator Jabatan Fungsional Darsun SP, M.Si Dan Staf Penyuluh Kabupaten Donggala Senin (28/07). Program yang berasal dari Pemerintah Pusat, Peran kostratani yakni, 1) Pusat data dan informasi, 2) pusat gerakan pembangunan pertanian. 3) pusat pembelajaran, 4) pusat konsultasi bisnis dan 5) pusat pengembangan jejaring kemitraan. Tujuan jangka panjang kostratani adalah mengoptimalkan tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Sedangkan program jangka pendeknya adalah untuk meningkatkan penguatan sarana prasarana, kelembagaan, kapasitas SDM, dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan. Dalam mewujudkan kedaulatan pangan, Kementan tak bertindak sendiri tetapi harus melibatkan semua komponen anak bangsa melalui gubernur, bupati, sampai pada level kecamatan. Dengan demikian pembangunan pertanian bisa lebih maju sehingga semua program yang ada di Kementan akan mendorong peningkatan produktivitas di sektor Pertanian. Menurut Darsun SP. M.Si, Kostratani sebagai Program Yang Harus Kita sukseskan dalam Pelaksanaannya program Pemerintah tersebut bukanlah hal yang mudah, namun Kita Sebagai Penyuluh Pertanian berusaha sebaik baiknya agar tercapai kegiatan yang optimal. Menurut Kepala Bidang Prasarana Sarana Dan Penyuluhan, Umar lamarauna, SE, MM. "Kiranya dengan terciptanya BPP Tanah Mea menjadi model kostratani nantinya dapat menggerakan para penyuluh pertanian yang ada di tingkat kecamatan untuk lebih proaktif dalam mendampingi petani, agar petani terus memiliki semangat dalam melaksanakan kegiatan mengolah lahan secara optimal dan maksimal peningkatan produksi, produktivitas dan kesejahteraan petani," harapnya. Setelah kegiatan sosialisasi, dilanjutkan dengan Diskusi Dan Pembelajaran Cibex Dari Kabupaten Donggala untuk Menunjang Kinerja Penyuluh dalam Hal Penulisan Kegiatan di lapangan. BPP Tanah Mea sebagai Model BPP Kostratani untuk menjalankan peran sebagai pusat data dan informasi