Di masa pandemic cofid -19 segala aktivitas pertemuan kelompok tani ditiadakan untuk mencegah penyebaran virus cofid-19. Baru pada masa new normal atau yang biasa disebut kenormalan baru, pertemuan kelompok tani dimulai lagi agar segala informasi program pertanian bias tersampaikan. Hal ini juga dilakukan oleh paguyuban kelompok tani di Kecamatan Bubulan. Pada tanggal 11 Agustus 2020 diadakan pertemuan paguyuban kelompok tani Kecamatan Bubulan mengadakan pertemuan rutin bulanan yang terakhir diadakan di bulan Februari 2020. Menurut WAHYU OKTOFA W.P selaku Koordinator BPP Bubulan, “kami mengadakan pertemuan bulanan ini dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan, dengan menghimbau untuk cuci tangan, memakai masker, dan jaga jarak”. Dalam pertemuan ini, Penyuluh Pertanian di BPP Bubulan menjelaskan tentang berbagai program yang sebelumnya ditunda dikarenakan adanya cofid-19. Menurut SUPRAPTO, salah satu penyuluh pertanian kecamatan, “ada beberapa program yang harus tetap dilakukan, meskipun sempat tertunda dikarenakan cofid-19, seperti pendataan kembali kartu tani, penyusunan e-rdkk 2021, dan program unggulan dari Kabupaten Bojonegoro KPM (Kartu Petani Mandiri)”. “Semua program itu harus tetap berjalan, dengan tetap memperhatikan semua protocol kesehatan, dan kelompok tani sebagai pelaksana programnya” imbuh SUTIYON, salah satu PPL Kecamatan Bubulan. Pertemuan ini disambut antusias pengurus kelompoktani yang hadir, karena memang sudah lama pertemuan sepert iini ditiadakan karena cofid-19. Menurut MASROKIP, ketua kelompok tani Dwi Cabang Desa Cancung KecamatanBubulan “kami kelompok tani siap melaksanakan semua program Dnas Pertanian, termasuk pendataan kembali kartu tani yang sudah lama terbengkalai” sambil menyerahkan sejumlah kartu tani yang tidak bertuan atau kartu tani yang penerimanya sudah meninggal dunia atau pindah tempat. Selain penyampaian beberapa program yang tertunda, dalam pertemuan tersebut juga sebagai ajang perkenalan diri WAHYU OKTOFA W.P selaku Koordinator BPP Bubulan yang baru. “Mohon maaf baru sekarang saya bias memperkenalkan diri di forum paguyuban kelompok tani Kecamatan Bubulan, dikarenakan memang dalam masa pandemic cofid-19, kami dilarang untuk mengadakan pertemuan seperti ini” imbuhnya. Oleh WAHYU OKTOFA W.P-Penyuluh Pertanian Kec. Bubulan