Loading...

PERTEMUAN PENYULUH PERTANIAN DINAS KELAUTAN DAN PERTANIAN PROVINSI DKI JAKARTA

PERTEMUAN PENYULUH PERTANIAN  DINAS KELAUTAN DAN PERTANIAN PROVINSI  DKI JAKARTA
Dengan adanya Restrukturisasi Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta Desember 2014, saat ini sudah ada yang menangani Petugas penyuluh pertanian untuk tempat komunikasi dan koordinasi dan ruangan untuk berkumpul di Lt 8 Dinas Teknis Jl Gunung Sahari 11 jakarta Pusat , sehingga bisa routin melaksanakan pertemuan tiap bulan , membahas masalah masalah baik yang ada di lapangan maupun masalah penyuluh. tugas penyuluh pertanian bisa lebih aktif, sehingga masyarakat / kelompok tani terbina lebih baik, aktifitas lebih terarah , pelaku usaha lebih sejahtera. Begitu pula dengan Perpustakaan akan diaktifkan kembali, bersatu dengan ruang pertemuan penyuluhan di Lt 8 Gd. Dinas Teknis. Dalam arahannya pada tanggal 25 Pebruari 2015 tersebut, Ka. Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta mengungkapkan bahwa dengan dikoordinir oleh Kabid Ketahanan Pangan dan Penyuluhan dan Bidang lainnya, maka nantinya akan membuat model Pertanian Perkotaan dan Penghijaua produktif. Dengan memanfaatkan asset Dinas yang belum dimanfaatkan dan sentuhan teknologi yang sudah ada agar lebih optimal . Penyuluh lebih professional, tidak terbelenggu dengan kegiaatn yang rutin dikerjakan, seperti dengan adanya program Ruang Public Terpadu Ramah Anak (RPTRA) prioritas di 6 lokasi Wilayah Kota Jakarta, untuk sering dikunjungi, bekerjasama dengan Kasie Kecamatan setempat . Pekerjaan penyuluhan sangat terkait dengan bidang-bidang di Dinas Kelautan Pertanian Ketahanan Pangan karena ada indikator kinerja, sehingga petugas fungsional menunjang struktural begitu pula struktural menunjang fungsional, terjalin simbiose mutualism. Masyarakat lebih berdayaguna. Penyuluh jangan hanya kegiatan yang berdampak terhadap peningkatan produksi saja, namun juga bisa focus ke Food safety, baimana cara penyimpanan dan pengolahannya.Keamananan Pangan akan ada 25 pasar di DKI Jakarta yang bebas bahan berbahaya (kekhususan DKI Jakarta). Selanjutnya dalam hal penempatan penyuluh pertanian di 42 Kecamatan sesuai dengan potensi wilayah, tiap kecamatan 1 orang penyuluh pertanian. Program yang dibuat oleh penyuluh harus disepakati bersama dengan Ka. Bidang dan Ka Sudin , aktifitas penyuluh divalidasi oleh Ka Sudin KPKP wilayah KotaPenyuluh Pertanian dalam melaksanakan Kinerja lebih optimal, agar SKPD kelihatan bekerja dengan melakukan perubahan sikap dan perilaku. DKI Jakarta bukan daerah produsen tapi konsumen (jasa) 3 sub sektor, untuk itu penyuluhan perkotaan seperti apa dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang terbatas. Kualitas produksi yang ada di pasar harus AMAN. Penyuluh Pertanian Sri Hurustiati Dinas Kelautan,Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta