Sesuai hasil kesepakatan pada Rembug Tani yang lalu, pertemuan perdana Sekolah Lapang (SL) Padi di Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai dilaksanakan pada Kamis, 2 Agustus 2018. Agenda pada SL ke-1 ini diisi dengan kegiatan persiapan lahan. Dalam pengarahannya, Kepala BPP Kecamatan Dumai Barat dan Dumai Selatan (Fara Shaliza, SP., M.Si) menyampaikan bahwa persiapan lahan merupakan salah satu faktor terpenting dalam budidaya pertanian. Persiapan lahan adalah kegiatan membersihkan lahan supaya lahan bebas dari gulma, tunggul, semak belukar, sisa akar atau dahan yang dapat mengganggu proses pertumbuhan tanaman. Sebagai media tanam tempat tumbuh padi, maka lahan perlu dipersiapkan dengan baik supaya pertumbuhan tanaman menjadi optimal. "Berdasarkan beberapa referensi, persiapan lahan terdiri dari kegiatan land clearing (pembersihan lahan), pengolahan tanah, penggaruan tanah dan pemberian pupuk dasar. Kegiatan ini dapat dilakukan secara manual dengan alat cangkul, arit, parang, atau secara mekanisasi pertanian menggunakan hand traktor" ungkap Fara Shaliza. Pada pertemuan tersebut, hadir Penyuluh Pertanian Kota (Novika Sari Harahap, SP. M.Si) sebagai narasumber sekaligus tim monitoring. Menurut Novika Sari, setelah lahan disemprot dengan herbisida dan dibiarkan selama seminggu, selanjutnya akan diolah menggunakan hand traktor agar tanah menjadi gembur. Sebagai Rencana Tidak Lanjut (RTL), peserta SL akan melakukan penyemprotan kembali setelah 2-3 hari dan pertemuan ke-2 dijadwalkan pada Kamis tanggal 9 Agustus 2018 dengan materi pengolahan tanah secara mekanisasi menggunakan hand traktor. (fs)