Pertemuan Rutin Kelompok Tani Sumber Jaya Desa Paowan Kec. Panarukan Kab. Situbondo
Pertemuan kelompok merupakan salah satu metode penyuluhan yang kerap dilaksanakan oleh penyuluh berpedoman kepada jadwal latihan & kunjungan yang telah disusunnya, serta disesuaikan dengan kebutuhan pelaku utama sebagai sasaran kegiatan penyuluhan. Banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil dari pertemuan kelompok tersebut diantaranyan :a. Mempererat tali silaturahmi dengan pelaku utamab. Sebagai media pemecahan masalah yang dihadapi oleh pelaku utamac. Forum untuk berkoordinasi dan penyampaian informasi baik antar anggota kelompok maupun penyuluh dengan kelompoktani.d. Memperkuat modal sosial yang berangsur-angsur mulai hilang dan ditinggalkan, seperti gotong royong, kerja bakti dan sebagainya. BPP Panarukan dalam hal ini merupakan lembaga penyuluhan di tingkat kecamatan yang berupaya menyelenggarakan kegiatan penyuluhan secara efektif dan efesien, oleh karena itu diperlukan sinergitas antara penyuluh dengan pelaku utama demi terwujudnya kegiatan penyuluhan yang dinamis. Seperti yang telah dilaksanakan oleh Kelompoktani Sumber Jaya, pada tanggal 04 Mei 2016 bertempat di Rumah Bapak Sudiyono Dusun Bukkolan Desa Paowan Kecamatan Panarukan, telah dilakukan pertemuan kelompok. Acara dibuka dengan penyampaian materi oleh PP WKPP Panarukan II (Bapak Junaidi) mengenai :a. Musuh alami pada tanaman padi.b. Keaktifan anggota kelompok dalam jadwal pertemuanPertemuan kelompoktani yang dihadiri oleh 16 orang tersebut berjalan dengan lancar dan santai, diselingi snack berupa jagung rebus & bubur kacang hijau menambah akrab suasana. Pesan Koord. BPP Panarukan(Bapak Mokhammad Tohir,SP) : " Penyuluhan ibarat mata uang, satu sisi adalah penyuluh dan sisi yang lain adalah pelaku utama, uang tersebut sah digunakan sebagai alat pembayaran jika memenuhi persyaratan seperti terdapat gambar tertentu, nominal yang telah ditetapkan & tanda tangan dari pihak yang berwenang. Untuk mewujudkan kegiatan penyuluhan yang optimal & dinamis diperlukan sinergitas antara Penyuluh dan pelaku utama/petani " Penulis : Agus S Sumber : BPP. Panarukan