Loading...

Pestisida Alami untuk Pengendalian Orong-Orong

Pestisida Alami untuk Pengendalian Orong-Orong
Hama orong-orong atau biasa disebut anjing tanah adalah salah satu hama pada tanaman padi, hama ini mampu bertelur sekitar 30-50 butir telur untuk setiap kelompok telur dan menetas diwaktu 14 hari,, hama orong orong dewasa mampu hidup selama 6 bulan. Hama orong orong atau hama anjing tanah sering bersembunyi disela-sela tanah untuk bersembunyi dan sangat menghindari genangan air. hewan ini termasuk hewan yang nokturnal atau aktif mencari makan pada malam hari, serangan hama ini terhadap tanaman padi menyerang perakaran dan batang pada tanaman yang masih muda. Sebenarnya serangan hama orong-orong tidak terlalu berbahaya jika dibandingkan hama wereng batang coklat dan penggerek batang, namun serangan hama hama orong-orong jika dibiarkan maka akan sama saja merugikan petani, karena tanaman yang ditanamnya akan mati dan sering melakukan penyulaman. Serangan hama orong-orong ini sering muncul saat padi umur kurang dari satu bulan. Serangan orong-orong diwilayah Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung banyak menyerang pada musim tanam kedua ( MT-2), biasanya tanaman yang pinggir atau dekat pematang merupakan tanaman sasaran yang diserang. Petani dalam pengendalian hama orong-orong ini bermacam-macam dan sangat variatif tergantung kondisi lingkungan yang sesuai dan mudah diterapkan diwilayah tersebut. Adapaun petani diwilayah Kecamatan Pakel usaha yang dilakukan dalam pengendalian orong-orong atau anjing tanah ini yaitu :1. Melakukan Pengolahan LahanPengolahan lahan sangat diperlukan bagi tanaman padi, selain untuk membantu menggemburkan struktur pada tanah, ternyata pengolahan tanah yang baik juga dapat membunuh jumlah telur dari hama orong-orong atau hama anjing tanah. 2. Penggenangan LahanSeperti halnya dengan pengolahan lahan, penggenangan lahan juga mampu mencegah hama orong-orong untuk menyerang tanaman padi. 3. Penggunaan InsektisidaPenggunaan insektisida kimia diperlukan jika hama sudah diambang batas, penggunaan insektisida untuk pengendalian hama orong-orong pilihlah insektisida dengan bahan aktif karbofuran dan diaplikasikan pada saat tanam, karena selain menekan perkembangan orong-orong juga dapat menekan serangan penggerek batang (sundep). Saat ini pengendalian orong-orong atau anjing tanah tidak hanya dengan penggunaan pestisida namun bisa juga dilakukan pengendalian dengan penggunaan pestisida nabati., adapun bahan, alat dan cara pembuatan pestisida nabati yang dapat digunakan dalam pengendalian orong-orong yaitu : 1. Siapkan alat dan bahana. Alat : Parut/ Penumbuk, Ember plastic, Pengaduk, Plastik, Pisau, Alat penyaring b. Bahan : Gadung ½ kg, Tembakau ¼ kg, air sumur 10 lt2. Cara Pembuatan1) Gadung diparut/tumbuk sampai halus 2) Tembakau di potong kecil-kecil 3) Parutan gadung dicampur dengan tembakau 4) Masukkan ke dalam ember plastik.5) Aduk sampai rata6) Tutup dengan plastik 7) Adonan difermentasi 7 – 10 hari 3. Cara Penggunaan1) Ambil adonan yang telah difermentasi sebanyak 0,5 - 1 liter.2) Aduk dengan air sebanyak 14 liter3) Masukkan ke dalam tangki 4) Semprotkan pada lahan yang banyak orong-orongnya.5) Sebaiknya penyemprotan dilakukan sore hari dan disemprotkan lebih kebagian pangkal tanaman.