Loading...

PESTISIDA DAN PUPUK ALAMI CARA PENERAPAN PENGENDALIAN HAMA TERPADU

PESTISIDA DAN PUPUK ALAMI CARA PENERAPAN PENGENDALIAN HAMA TERPADU
Selama ini petani seringnya mengendalikan hama perusak, pengganggu dan penyebab penyakit tanaman dengan menyemprotkan pestisida. Cara ini memang bisa dibilang efektif karena pestisida mampu membunuh segala jenis hama yang mengancam hasil panen petani. Namun pestisida juga menyebabkan masalah pencemaran di lingkungan dimana residu pestisida yang disemprotkan ketanaman tidak akan hilang bahkan hingga seminggu setelahnya. Oleh karena itu harus ada cara lain yang dapat diterapkan untuk mengendalikan hama dan penyakit adalah dengan menerapkan konsep pengendalian hama terpadu dengan menggunakan pendekatan pengendalian dengan pertimbangan ekologi serta efisiensi ekonomi, dimana konsep ini telah diterapkankan oleh BPP Betoambari Kota Baubau bekerja sama dengan bidang perkebunan dinas pertanian Kota Baubau dengan menghadirkan peserta sebanyak 25 orang dari 6 poktan yang berada di Kelurahan Waborobo dan Kelurahan Labalawa. Dimana pada kesempatan ini pak Ashar S.Pt selaku penyuluh pertanian wilayah tersebut bersama ibu Yuni S.P Kasie Hortikultura bidang perkebunan melakukan demonstrasi pembuatan Mol dari limbah buah-buahan dan pestisida nabati dari daun gamal. Kegiatan ini sangat mendapat dukungan dari para petani karena disamping diperlukan untuk mengatasi masalah ditanaman mereka, juga karena bahan bakunya mudah didapatkan dilingkungan tinggal petani. Seperti yang dikatakankan Pak La Nariha selaku seorang petani dari kelompok tani Sumber Harapan” cara ini begitu mudah dibuat dan bahannya ada disekitar kita” yang disambung oleh Pak La Kuse” iya benar sekali walaupun kita baru , mari kita bersama lakukan. Saat kegiatan ini telah dihasilkan 20 liter Mol dan 10 liter Pestisida alami dari daun gamal.