Penggunaan pestisida kimia yang berlebihan selain dapat menyebabkan gangguan kesehatan juga dapat menyebabkan penurunan kesuburan tanah pertanian. Maka dari itu saatnya beralih ke pestisida nabati yang bahan bakunya dari tanaman dan mudah didapatkan. Salah satu tanaman yang dapat dipakai sebagai pestisida nabati adalah tanaman sirsak. Tanaman Sirsak dapat tumbuh di sembarang tempat, yang paling baik ditanam di daerah yang tanahnya cukup mengandung air. Di Indonesia, sirsak tumbuh dengan baik pada daerah yang mempuyai ketinggian kurang dari 1000 meter di atas permukaan laut. Yang bisa digunakan dalam pembuatan pestisida nabati adalah daun dan biji sirsak. Senyawa yang terkandung dalam sirsak antara lain senyawa tanin, fitosterol, ca-oksalat clan alkaloid murisine. Cara kerja : Bersifat sebagai insektisida dan fungisida efektif mengendalikan hama kutu dan penyakit hawar daun pada padi dan jagung. racun kontak Penolak (repellent) untuk serangan hama tikus. Penghambat makan (antifeedant). Cara pembuatannya adalah sebagai berikut : Maluskan biji dan daun sirsak Setelah biji daun sirsak halus kemudian dimasukkan ke dalam botol Masukkan sabun cuci piring 1 sendok teh ke dalam botol Masukkan air bersih kedalam botol hingga penuh Kocok larutan tersebut hingga merata Diamkan larutan tersebut selama 24 jam pada tempat yang teduh Pestisida siap digunakan atau disemprotkan Suharno, SP