Loading...

Pestisida Nabati Sebagai Pengganti Pestisida Kimia

Pestisida Nabati Sebagai Pengganti Pestisida Kimia
Tujuan Untuk menggurangi hama yang merusak tanaman budidaya tanpa menggunakan zat atau bahan yang bersifat kimiawi. Selain itu penggunaan pestisida ini dapat meminimalkan biaya yang dikeluarkan karena sudah tersedia di alam semesta dan tidak membuat lingkungan tercemar oleh pestisida kimia yang biasanya digunakan oleh banyak petani. Manfaat Dapat mengendalikan atau mengurangi hama tanpa menggunakan pestisida kimia sehingga lingkungan tetap terjaga dari residu penggunaan bahan kimia yang berbahaya. Biaya yang dikeluarkan juga tidak mahal dibandingkan untuk membeli pestisida kimia. PEMBUATAN PESTISIDA NABATI Alat yang digunakan: Tong air Ember Air Pisau Gayung Sarung Tangan Saringan Masker Kain Kasa Lumpang Timbangan Jirigen Bahan yang digunakan: Serai 6 Kg Ubi Gadung 1 Kg Daun Pepaya 2 Kg EM 4 300 mL Daun Sirsak 1 Kg Gula 0,5 Kg Bawang Putih 6 Kg Cuka makan 250 mL Daun Mimba 2 Kg Air cucian beras 2 L Daun tembakau 1 Kg Air bersih 20 L Minyak Kelapa 500 mL Cara pembuatan Pastikan alat dan bahan yang diperlukan telah siap. Jika alat dan bahan sudah siap, mulai dengan menghancurkan bahan utama daun mimba, daun tembakau, daun pepaya, bawang putih, serai, gadung dan daun sirsak dengan alat penumbuk atau blender. Setelah itu, masukkan cairan sekaligus ampasnya ke tong. Selanjutnya masukkan EM4 sebanyak 300 mL,gula, cuka 250 mL dan air cucian beras 2 L, lalu aduk rata, lalu tutup rapat. Simpan dalam suhu ruangan kira-kira sampai 21 hari. Lakukan pengocokan pagi atau sore kurang lebih 5 menit. Sesekali buka tutup tong untuk membuang gas hasil fermentasi. Setelah 14 hari hentikan pengocokan dan biarkan 7 hari lagi sebelum aplikasi. Setelah 21 hari, maka pestisida nabati siap untuk digunakan. Aplikasi Encerkan pestisida nabati yang berhasil kita sebanyak 10-20 ml per liter air ditambahkan dengan satu sendok minyak kelapa. Aplikasi selain disemprotkan, juga bisa dikocorkan pada lubang tanam, tergantung kebutuhan. Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada sore hari atau malam hari. Hal ini disebabkan karena pestisida nabati ini yang tidak tahan panas matahari.