Loading...

PESTNAB PLUS (+)DARI KULIT ARI BAWANG MERAH

PESTNAB PLUS (+)DARI KULIT ARI BAWANG MERAH
A. Kulit Ari Bawang MerahSecara umum pestisida nabati diartikan sebagai suatu pestisida yang bahan dasarnya adalah tumbuhan. Pestisida nabati relatif mudah dibuat dengan bahan dan teknologi yang sederhana. Bahan bakunya yang alami/nabati membuat pestisida ini mudah terurai (biodegradable) di alam sehingga tidak mencemari lingkungan. Pestisida ini juga relatif aman bagi manusia dan ternak peliharaan karena residunya mudah hilang.Penggunaan pestisida secara langsung memberikan efek secara langsung dalam pengendalian hama dan penyakit pada tanaman. Akan tetapi petani tidak sadar bahwa dalam penggunaan pestisida yang tidak mengikuti petunjuk yang tertera dalam kemasan pestisida serta tidak mengikuti metode pengendalian hama terpadu (PHT) akan memberikan dampak negatif yang jauh lebih berbahaya, baik bagi petani itu sendiri, agroekosistem, dan lebih khusus kepada tingkat konsumenSelain itu penggunaan pestisida sintetis secara terus-menerus akan mengakibatkan efek resistensi dan resurjensi atau timbul kembali dari berbagai jenis hama ulat. Akibatnya, kualitas pangan yang dihasilkan menurun. Pangan yang seharusnya berkualitas dan bernutrisi tinggi, menjadi racun karena tercemar dengan pestisida kimia dan dapat mengakibatkan bahaya bagi siapapun yang mengkonsumsinya.Salah satu tanaman yang dapat dijadikan sebagai pestisida nabati yaitu, bawang merah yang diambil kulitnya. Kulit ari bawang merah adalah bagian terluar atau pembalut dari daging bawang merah yang berpotensi dapat membunuh hama serangga pada tanaman, kulit ari bawang merah mengandung senyawa acetogenin. Pada konsentrasi tinggi, senyawa tersebut memiliki keistimewaan sebagai anti-feeden. Dalam hal ini, hama serangga tidak lagi bergairah dan menurunnya nafsu makan yang mengakibatkan hama serangga enggan untuk melahap bagian tanaman yang disukainya.Sedangkan dalam konsentrasi rendah, bersifat racun perut yang bisa mengakibatkan hama serangga menemui ajalnya. Hama serangga mengonsumsi daun yang mengandung senyawa acetogenin konsentrasi rendah, akan menyebabkan terganggunya proses pencernaan dan merusak organ-organ pencernaan, yang mengakibatkan kematian pada hama serangga (Plantus 2008). Selain mengandung anti-fedeen, kulit ari bawang merah juga mengandung senyawa squamosin. Kandungan pada squamosin mampu menghambat transport elektron pada sistem respirasi sel hama serangga, yang menyebabkan hama serangga tidak dapat menerima nutrisi makanan yang dibutuhkan oleh tubuhnya.Selain berpotensi dapat membunuh hama ulat, kulit ari bawang merah juga memiliki beberapa manfaat lainnya yang menguntungkan. Zat dan senyawa yang terdapat pada kulit ari bawang merah memberikan kesuburan bagi tanaman sehingga dapat mempercepat tumbuhnya buah dan bunga pada tanaman. B. Urine SapiManfaat dan Kandungan kimiawi yang terdapat pada urine ( air kencing ) sapi ternyata membawa dampak besar bagi pertanian yang mengembangkan sistem atau pola tanam organik. Selama ini para petani di indonesia kebanyakan masih kurang memperhatikan khasiat yang sangat ampuh pada air kencing binatang ternak ini , limbah cair peternakan ini sering di buang begitu saja.Namun di balik bau yang pesing terkandung berbagai zat-zat yang di butuhkan oleh tanaman ,kandungan kimiawi urine sapi sangat komplek seperti nitrogen , fosfor , kalium (NPK) dan beberapa unsur kimiawi yang lainnya. Dengan demikian urine atau air kencing sapi sangat layak menggantikan pupuk kimia karena memiliki komposisi utamanya adalah Nitrogen (N) : 1,4 hingga 2,2 % , fosfor ( P ) : 0,6 hingga 0,7% , dan kalium ( K ) 1,6 hingga 2,1% .Karena lengkap-nya beberapa unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh kembang sehingga urine sapi merupakan solusi murah untuk memenuhi kebutuhan pupuk dalam budidaya pertanian. Bercocok tanam menggunakan pola organik tidak saja menciptakan produk bahan pangan yang lebih sehat akan tetapi faktor pertanian yang berkelanjutan adalah lebih penting ! . Limbah pertanian yang dihasilkan juga sangat sehat sebagai pakan sapi.Cara Pembuatan Pestnab Plus POC Urine SapiBAHAN:• Urine sapi 20 liter• Kulit Ari Bawang Merah 5 Kg.• Gula merah 1 kg atau tetes tebu 1 liter• (EM4)• Air 10 literCARA PEMBUATAN:• Kulit Ari Bawang Merah campur dengan semua bahan yang lain, dan dimasukkan kedalam Composter Pupuk Cair. • Ditutup rapat dan didiamkan selama 3 minggu• Setiap hari sekali tutup dibuka untuk membuang gas yang dihasilkan CARA PENGGUNAAN:Gunakan Pestnab Plus Urine tersebut dengan kadar 10% (1 urine :10 air)• Untuk seedtreatmen benih/biji direndam selama semalam• Untuk bibit perendaman selama maksimal 10 menit• Untuk pupuk cair yang diaplikasi lewat daun gunakan 1 liter urine per tangkiMANFAAT:• Zat perangsang pertumbuhan akar tanaman pada benih/bibit• Sebagai Pupuk daun organik• Dengan dicampur pestisida organik bisa membuka daun yang keriting akibat serangan thrip. Disusun Oleh: ARMAN, SP.NIP: 197406192008011006BPP KEC. SUKAMAJU