Loading...

Petani : Kami Jaga Pangan, Kalian Di Rumah Saja

Petani : Kami Jaga Pangan, Kalian Di Rumah Saja
Semangat petani untuk tetap berproduksi terasa di berbagai lokasi. Semangat menggelora tersebut tentunya dilakukan petani untuk menjaga pangan Indonesia. "Walau ada Pandemi Corona, kami tetap ke sawah untuk panen," ungkap salah satu petani padi, Asep yang bersemangat dalam panen bulan ini di Indramayu. Karena itu, dirinya meminta agar masyarakat yang bisa #DiRumahSaja untuk tetap dirumah, guna membantu petani tetap berproduksi. Kordinator BPP Gantar, Dedi Setiadi menuturkan dengan semangat berproduksi dan panen, petani Indramayu sangat yakin bisa memasok pangan ditengah wabah corona, Ramadhan dan lebaran. Untuk diketahui, minggu kedua April ini, beberapa desa di Kecamatan Gantar, Indramayu tengah melakukan panen, diantaranya Desa Gantar dan Bantarwaru dengan luasan 8 hektar. "Untuk Desa Gantar varietas yang ditanam adalah invari 32 dan Mekongga. Produksinya mencapai 50 ton. Harga gabah saat ini Rp 4200/kg. Panen saat ini berada di kelompok tani Nambo," tutur Dedi. Salah satu Penyuluh Pertanian, Wahyu, menyampaikan di Desa Bantarwaru, cukup spesial karena petani bekerja sama dengan Perhutani sehingga lahan yang digunakan berada di areal hutan dimana petani tergabung dalam kelompok LMDH (Lembaga Mayarakat Desa Hutan). “Kami, petani tak takut corona, kami siap mendukung pemberantasan virus corona dengan menyediakan pasokan pangan," kata Sukmanta seorang anggota Kelompok Tani Cinambo Desa Bantarwaru.