Loading...

Petani Desa Blang Cut Aceh Besar Panen Padi untuk Pakan Ternak

Petani Desa Blang Cut Aceh Besar Panen Padi untuk Pakan Ternak
Sawah seluas 0,25 Ha milik Ahmadi (petani penggarap) Gapoktan Lembah Krueng Aceh Desa Blang Cut Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar dipanen untuk pakan ternak. Ahmadi memanen padinya dikarenakan padi tidak memungkinkan menghasilkan padi/gabah yang bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Ahmadi menceritakan sebab kejadian padinya harus dipanen untuk pakan ternak kepada Ir. Yusrizal, M.Si selaku anggota Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) Aceh Besar yaitu, pada bulan November – Desember 2014 terjadi hujan berat di loksi sawahnya dan juga di Kabupaten Aceh Besar secara keseluruhan, saat itu sawahnya baru ditanam bibit padi, akibat hujan lebat tersebut sawahnya tergenang air sehingga menyebabkan bibit padinya mati. Gagal tanam pertama, masih ungkap Ahmadi, mencoba mencarikan benih padi yang lain, dan kemudian menyemaikannya setelah kondisi hujan dan banjir mereda. Lamanya memperoleh benih/bibit padi sehingga terjadi keterlambatan tanam di bandingkan dari petani lain yang ada disekitarnya, sehingga pada saat umur panen padi Musim Tanam (MT) Rendengan 2014/2015, petani lainnya sudah memanen sedangkan Tanaman Padi Ahmadi baru dalam masa primordia. Kemudian Ahmadi menambahkan, akibat kemarau yang terjadi pada bulan Pebruari dan Maret 2015 menyebabkan bulir tanaman padinya tidak tersisi, juga dikarenakan adanya gangguan hama walang sangit. Akhir ceritanya, Ahmadi mengharapkan peran Pemerintah Daerah terutama Dinas Teknis terkait seperti Dinas Pengairan untuk lebih memperhatikan tentang Jaringan Irigasi dan Organisasi Pengelola Air, demikian pula Dinas Pertanian terhadap penyediaan benih akibat gagal tanam. Yusrizal selaku anggota KJF/Penyuluh Pertanian Aceh Besar menyarankan, setiap ada permasalahan yang terjadi pada setiap petani harus dikoodinasikan dengan Ketua Kelompok Tani dan PPL setempat sehingga ada pemecahan masalah yang bisa disikronisasikan sesama anggota Kelompok Tani. Yusrizal mengharapkan, agar Ahmadi tidak putus semangat dalam menjalani Usaha Taninya, tetap semangat dan pantang menyerah.......................! Dituliskan/dilaporkan oleh :IR. YUSRIZAL, M. SI/Admin Aceh Besar