PETANI DI DESA KEBON BIMO ANTUSIAS IKUTI KURSUS TANI PEMBUATAN METARISIUM
PETANI DI DESA KEBON BIMO ANTUSIAS IKUTI KURSUS TANI PEMBUATAN METARISIUM Serangan hama uret di Desa Kebon Bimo Kecamatan Boyolali sangat membingungkan petani. Uret jumlahnya banyak dan besar menyerang lahan petani terutama di lahan tegalan. Serangan uret tahun ini sangat merugikan petani karena menyerang semua tanaman. "Begitu tanaman mulai tumbuh maka uret menyerang sehingga tanaman banyak yang mati" Bapak Tri Lestari Ketua Kelompok Bimo Tani 3. Mendapat keluhan dari kelompok tani, Djanadi selaku penyuluh pendamping tidak tinggal diam. Penyuluhan yang intensif dilaksanakan. Selain itu Mas Djanadi mengajarkan pencegahan hama uret secara ramah lingkungan yaitu dengan uret. "Uret adalah jamur yang dapat di biakkan untuk mengatasi uret. Metarisum disebar dilahan petani yang terserang uret, selanjutnya metarisium akam memapar uret hingga mati "demikian disampaikan Djanadi pada kesempatan tersebut. Pak Darsono selaku pengamat hama "Salah satu penyebab masifnya serangan hama uret adalah penggunaan pupuk kandang yang belum terolah. Untuk itu dianjurkan petani mengolah pupuknya terlebih dahulu sebelum digunakan di lahan. Kursus tani pembuatan Metarisium ini dilaksanakan pada hari Rabu 20 Januari 2016, bertempat di rumah bapak Muji. Sebagai pelatih utama adalah Djanadi Amd juga sekaligus penyuluh pendamping Desa Kebon Bimo. Kursus dilakukan dengan metode ceramah dan prektek langsung. Kursus tani pembuatan metarisium diikuti 52 petani dari 3 kelompok yaitu Bimo tani 3, umbul makmur 1 dan Dukuh Lestari. Petani nampak antusias mengikuti kursus tersebut terutama pada sesi praktek. "Kami berharap dengan metarisium ini dapat mengatasi hama uret di lahan kami" Bapak Supad dari kelompok Dukuh Lestari. (Djanadi THL TBPP Kebon Bimo, Boyolali)