Loading...

PETANI KREASI DAN INOVASI DARI LEWA PAKU – PULAU SUMBA

PETANI  KREASI DAN INOVASI DARI LEWA PAKU – PULAU SUMBA
Bapak Ismail Karing adalah sosok petani yang tidak kenal kata menyerah. Beralamatkan di Kelurahan Lewa Paku Kecamatan Lewa Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ketika ditemui Kamis 12 Mei 2016 tampak bersahaja menyambut Tim Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sumba Timur. Sebagai seorang petani Bapak dari 3 orang anak ini memberi penjelasan kepada kami bagaimana menjalankan usahanya. Usaha tani yang dilakukan budidaya padi sawah, pemeliharaan ayam pedaging, itik dan ikan lele. Sawah yang diusahakan seluas 1,2 ha yang ditanami padi varietas Sertani 8 dan Sertani 13. Produktivitas gabah kering Sertani 8 mencapai 9 ton/ha dimana produktivitas di daerah Lewa 3 ton/ha untuk varietas lain. Inovasi yang dilakukan adalah menggunakan pupuk kadang hasil peternakan ayam. Sebelumnya, Bapak Ismael menggunakan pupuk kandang, pupuk yang digunakan adalah pupuk Urea, TSP dan KCl sebanyak 20 karung (1000 kg). Setelah membudidayakan ayam ras, maka kotoran hasil peternakan ayam digunakan sebagai pupuk kandang. Untuk luasan yang sama, Bapak Ismael masih menggunakan pupuk anorganik sebanyak 100 kg sebagai pupuk dasar. Inovasi pertanian terpadu mampu menurunkan penggunaan pupuk anorganik dan setelah hasil dicapai, konsep pertanian yang digunakan sekarang adalah konsep pertanian organik. Pemeliharaan ayam pedaging dilakukan bertahap sejak tahun 2013 sampai sekarang. Ayam yang dipelihara berjumlah 1000 ekor 1 periode peliharaan. Keuntungan bervariasi, misalnya pada saat hari raya, harga ayam meningkat. Harga ayam dijual Rp.35.000 - Rp.38.000/kg. Ada juga usaha pemeliharaan Ikan Lele pada kolam berukuran 8x6 m dengan harga jual Rp.50.000/kg. Pakan Lele dikombinasi dengan kotoran ayam. Usaha lainnya adalah jasa angkutan yang dimaksudkan untuk pemasaran hasil usaha dan membantu masyarakat di wilayahnya dalam menunjang usaha masyarakat. Sosok petani ini menjadi panutan untuk petani lain yang ada disekitarnya ditunjukan dengan sering mendapat kunjungan dari para petani sekitar dan petani dari daerah lain di Kabupaten Sumba Timur. Untuk prestasi yang dilakukan maka Bupati Sumba Timur menganugerahkannya sebagai petani berprestasi Tahun 2016. Penulis : Henderina Laiskodat, Bidang Ketenagaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi NTT