Loading...

Petani Mandiri dengan Mandiri Benih

Petani Mandiri dengan Mandiri Benih
Benih merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam budidaya padi. Selama ini petani kesulitan mendapatkan benih unggul bersertifikat tepat waktu sesuai dengan waktu tanam, sehingga terjadi kemunduran waktu tanam. Kelompok Tani Boga Lestari Samben Argomulyo prihatin dengan permasalahan ini sehingga berusaha mengembangkan benih padi secara swadaya untuk memenuhi kebutuhan benih di tingkat petani. Pemerintah melalui Dinas Pertanian DIY merespon positif sehingga memberikan program Mandiri Benih di Samben Argomulyo. Bantuan yang diberikan melalui Program Desa Mandiri Benih berupa pengadaan sarana produksi, biaya sertifikasi benih, pengadaan alat dan mesin pengolah benih, pengemasan benih, pembangunan gudang penyimpan benih, dan pembuatan lantai jemur. Ketua Kelompok Tani Boga Lestari, Jakiman mengatakan, program mandiri benih sangat membantu petani dalam penyediaan benih, petani juga tidak tergantung dengan pihak lain dalam penyediaan benih. Dengan mandiri benih petani bisa menentukan sendiri varietas padi yang akan dibudidayakan, waktu dan biaya yang tepat. Beberapa waktu yang lalu Kepala Balitbangtan memanen padi varietas Ciherang seluas 25 Ha Di Kelompok Tani Boga Lestari Samben Argomulyo Kecamatan Sedayu yang sebagian besar diantaranya telah menerapkan teknologi Jajar Legowo. Hasil ubinan di lokasi ini sangat menggembirakan karena mencapai 8,96 ton/Ha gabah kering panen. Usai panen, Kepala Balitbangtan juga menyerahkan bantuan benih varietas unggul baru Inpari 30 sebanyak 1 ton serta meresmikan gudang benih baru di kelompok tani Dusun Samben, Sedayu. Saat ini sudah memiliki Gudang penyimpanan dan lantai jemur sehingga sangat membantu dalam proses perbenihan