Loading...

Petani Milenial Raih Untung Dari Jambu Kristal

Petani Milenial Raih Untung Dari Jambu Kristal
Akhir-akhir ini, jambu kristal jadi buah populer yang banyak dicari dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia Pada tahun 2014, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Sumedang menyalurkan program pengembangan Jambu Kristal ke Klp Tani Rimba Mulya I, Desa karya Mukti Kec. Tomo. Yang di kelola oleh 45 orang anggota yang kebanyakan anggotanya petani milenial. Desa Karyamukti yang berada di dataran rendah sangat cocok untuk budidaya jambu Kristal. Hendi Suhendi, merupakan salah satu penggerak di Kelompok Tani Rimba Mulya I dalam mengembangkan Jambu Kristal. Hendi, sapaan akrabnya, merupakan lulusan SMK bersama sang Bapak Uyu wahyu menginisiasi pengembangan Jambu Kristal di tahun 2014. “Bersama sang Bapak dan anggota kelompok lain, Hendi menanam 1500 pohon jambu Kristal. Hendi mengatakan “ Saat merintis usaha, harga jambu kristal Rp. 6000, per kg. tahun 2015 dan 2016 mengalami kenaikan harga yaitu Rp. 8000,- per kg dari tahun 2017 sampai sekarang harga stabil di Rp. 10.000,- s/d Rp. 13.000,- .” "Satu pohon bisa menghasilkan 1,5 kg/minggu. Produksi total 1 ton/minggu panen raya terjadi pada bulan februari s/d April. Sedangkan panen di luar musim sebanyak 500kg/minggu.” Ujar Hendi. Bisa dibayangkan berapa rupiah yang di hasilkan oleh anggota kelompok tani Rimba Mulya I dari jambu Kristal ini. Hendi mengarahkan mereka untuk merawat dan memanen jambu kristal. Mereka juga diarahkan untuk menjual, jadi marketing. “Beberapa kota menjadi tujuan pemasaran jambu kristal asal Kelompok Tani Rimba Mulya I ini diantaranya : Karawang, Subang, Indramayu, garut, Bandung,bahkan pada saat panen Raya Kami mampu memasok jambu Kristal ini ke lotte Mart.” ujar Hendi. Uyu Wahyu Inisiator pengembangan jambu Kristal mengatakan, “Keunggulan jambu kristal di kelompok tani Rimba Mulya I adalah Renyah, rasa manis asam, daging tebal, biji sedikit warna cerah hijau muda.” Semenatara itu, Kepala UPTD PKP Wilayah Tomo,Ojon mengatakan, “Kelompok Tani Rimba Mulya I terbentuk pada tahun 2009 merupakan Kelompok Tani yang bergerak di bidang tanaman pangan yaitu tanaman padi dan kedelai mereka mengelola lahan Perhutani dalam melaksanakan usaha taninya.”Ojon menambahkan, “ Melihat potensi lahan, dikembangkan juga tanaman buah-buahhan sehingga pada tahun 2014 kami mencoba mengajukan program pengembangan jambu kristal yang waktu itu ada wacana pengembangan jambu kristal pengganti dari buah fear dan kelompok tani menerima program tersebut meskipun dalam keadaan kurang semangat dikarenakan pemasaran dan harga yang belum jelas tetapi mereka tetap mencoba memelihara dan mencoba memasarakn meski dengan harga panen pertama sangat murah dan Alhamdulillah saat ini jambu kristal ini bisa berkembang dan bisa meningkat pendapatan para anggota.” Melihat prospek pengembangan jambu Kristal yang sangat menguntungkan, Hendi bersama petani jambu kristal lainnya berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Sumedang dapat memberikan perhatian lebih agar potensi jambu kristal bisa lebih dikembangkan lagi, baik dari penataan kawasan maupun sarana produksinya. “Tanpa bantuan dari pemerintah, tentunya akan sulit kami untuk mengembangkan jambu Kristal ini. Apalagi, sekarang banyak permintaan dari luar daerah yang belum bisa dipenuhi,” tandasnya. Pemerintah daerah Kabupaten Sumedang, khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sangat mensupport terhadap para petani yang sudah berinisiatif menggencarkan penanaman ribuan pohon jambu Kristal, tentunya hal ini, harus menjadi contoh yang baik untuk ditiru oleh petani lainnya. Ai Nurjanah, Penyuluh Pertanian Pemula kec. Tomo Kab. Sumedang