Loading...

PETANI MILENIAL SIAP WUJUDKAN PANGAN BERKELANJUTAN MELALUI PEMBANGUNAN AGRIBISNIS PERTANIAN

PETANI MILENIAL SIAP WUJUDKAN PANGAN BERKELANJUTAN MELALUI PEMBANGUNAN AGRIBISNIS PERTANIAN
[CIANJUR] Petani Milenial merupakan program Kementerian Pertanian untuk mendorong generasi muda milenial untuk turut serta berkegiatan ekonomi pada sektor pertanian. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) berharap Duta Petani Milenial Duta Petani Andalan (DPM - DPA) dapat menjadi bagian dari regenerasi petani dan mampu untuk mengantisipasi perubahan iklim dan krisis pangan global. "Duta Petani Milenial dan Duta Petani Andalan adalah masa depan pertanian bangsa ini dan untuk memajukan lagi sektor pertanian. Khususnya mengantisipasi perubahan iklim dan krisis pangan global," ujar Mentan SYL. Sementara itu agenda kegiatan Ngobrol Asyik (Ngobras) On The Spot (OTS)volume 29, berlokasi di P4S Mitra Tani parahyangan, kabupaten Cianjur, Jawa Barat dilaksanakan pada Selasa (25/07/2023). Mitra Tani Parahyangan berlokasi di Kecamatan Warungkondang, Cianjur, Jawa Barat yang bergerak di bidang agribisnis hortikultura. Perusahaan ini merupakan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S). Mitra Tani Parahyangan (MTP) memiliki beberapa fasilitas pendukung, yaitu tempat pelatihan, packing house, lokasi pertanian 8 ha, kemitraan dengan lebih dari 300 orang petani, dan juga kerja sama pemasaran dengan kedai sayur Indonesia di Jakarta. Hadir pada agenda Ngobras OTS, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi yang mengatakan Pemberdayaan di pedesaan ditargetkan dengan memproduksi pangan untuk diri sendiri, desa sendiri dan bermanfaat bagi masyarakat luas, jadi mari kita genjot produktivitas. Untuk P4S mitra tani parahyangan ini termasuk pada level madya karena sudah besar, ini dapat dilihat dari bisnisnya, jumlah karyawan dan juga produk yang bagus dan keren”.ujar Dedi Nursyamsi Lebih lanjut Dedi Nursyamsi mengatakan P4S mitra tani parahyangan dan P4S lainnya harus berkompetensi dalam membangun pertanina khususnya dalam agribisnis. P4S mitra tani parahyangan harus menjadi contoh untuk menggerakan ekonomi pedesaan. Harapan kedepan saya ingin menghadirkan sandi-sandi lainnya di wilayah yang ada di seluruh Indonesia”.jelas Dedi Nursyamsi. Narasumber Ngobras OTS, Sandi Octa Susila, merupakan Duta Petani Milenial. Kementerian Pertanian telah menobatkannya sebagai salah satu Duta Petani Milenial. Sandi juga mendapatkan penghargaan dalam ajang Kick Andy Heroes 2020. Sandi Octa Susila mengatakan saat ini di P4S mitra tani parahyangan memperkerjakan petani sebanyak 383 orang, pada tahun 2017, Sandi membangun usaha dengan bimbingan BPPSDMP, PEMDA, YAMPI dan KTNA. Semenjak kuliah Sandy sudah memutuskan menjadi petani dengan mencari penghasilan menjual sayur. Saat ini P4S mitra tani parahyangan bekerjasama dengan berbagai penyelenggara pendidikan, lembaga pelatihan saat ini sudah lengkap dengan pertanian smart farming. Bisnis pertanian diperlukan perjuangan butuh proses, apalagi pertanian harus ada proses bisnis, pertanian tidak rugi apabila dikelola dengan benar. Kendala yang ada di bisnis pertanian diantaranya karena komoditas sayur akan medan busuk, diperlukan komitmen petani dan bagaimana mengatur pola tanam”. ujar Sandi Octa Susila Bupati kabupaten Cianjur yang diwakilkan Sekretariat daerah kabupaten Cianjur, Budhi Rahayu Toyib mengatakan saat ini program yang dijalankan kabupaten Cianjur diantaranya; program penyuluh pertanian (p3k) sebanyak 38 orang, penyuluhan terkait bagaimana menginformasikan petani bagaimana ilmu pengetahuan; penyediaan bibit unggul;mendirikan sentra-sentra pertanian, salahsatunya terminal agribisnis dan resi gudang; program masyarakat sadar terhadap ketahanan pangan, bagaimana kita mempertahankan; perbaikan infrastuktur pertanian. Kabupaten Cianjur merupakan salahsatu lumbung padi d iJawa Barat dengan produktivitas terbesar ke dua di jawa barat dengan luas kabupaten kurang lebih 361 ha, pemilik sawah sekitar 66 ha dengan 40 ha termasuk sawah air”. jelas Budhi Rahayu Toyib. Narasumber Ketua KTNA, M Yadi Sofyan Noor mengatakan bahwa pada tahun 1983 merupakan tahun awal tercetusnya pembentukan P4S pada PENAS di propinsi Lampung, dengan harapan efek dari P4S masyarakat merasakan kesejahteraan dan juga masyarakat sekitarnya. P4S mitra tani parahyangan bisa menjadi inspirasi duta petani milenial lainnya dan merupakan satu inspirasi yang mahal. Melihat P4s secara virtual membuat saya dan rombongan KTNA ingin berkunjung ke P4S mitra tani parahyangan”. ujar M Yadi Sofyan Noor. Narasumber lainnya yang merupakan Ketua YAMPI, Muhammad Jafar Hafsah mengatakan YAMPI bekerjasama dengan P4S mitra tani parahyangan dalam mengadakan pelatihan petani milenial dengan didukung PEMDA, BPPSDMP dan berkolaborasi dengan mitra tani. P4S menjadi sumber inspirasi pengembangan percepatan pertanian, pembanguan pedesaan, agribisnis wisata, agropolitan dan pusat pendidikan. Salahsatunya melakukan pelatihan penyuluhan pertanian di negara afrika dan juga membantu dari segi infrastruktur”.ujar Muhammad Jafar Hafsa. Selanjutnya Muhammad Jafar Hafsah mengatakan bahwa peran YAMPI diantaranya meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia pertanian dengan mengadakan pelatihan dan dukungan kegiatan BPPSDMP dan juga pengiriman tenaga magang pertanian, membantu keluarga tani untuk memberikan beasiswa. Petani harus sungguh-sungguh mengkoleksi kesempatan dan bermitra di hulu sampai hilir, bagaimana kita memperoleh permodalan, bagaimana menggelola memasarkan hasil pertanian dan YAMPI mendukung penuh kolaborasi yang dilakukan dengan mitra, diharapkan dikembangkan pada P4S di seluruh Indonesia”.pungkas Muhammad Jafar Hafsah.hevymay