Loading...

PETANI SEPAKAT MENERAPKAN JAJAR LEGOWO 2:1 KELOMPOK SARI TANI DESA KIRINGAN KECAMATAN BOYOLALI

PETANI SEPAKAT MENERAPKAN JAJAR LEGOWO 2:1  KELOMPOK SARI TANI DESA KIRINGAN KECAMATAN BOYOLALI
PETANI SEPAKAT MENERAPKAN JAJAR LEGOWO 2:1 KELOMPOK SARI TANI DESA KIRINGAN KECAMATAN BOYOLALI Hal ini terjadi pada pertemuan rutin Kelompok Tani Sari Tani Desa Kiringan Kecamatan Boyolali. Pertemuan berlangsung di Rumah Bapak Ali Santoso. Pertemuan berlangsung pada Hari Juma'at, 5 Februari dan berlangsung malam hari pukul 19.30 wib. "Pertemuan memang kami laksanakan malam hari karena kalau siang masih pada ke sawah" Minarjo Ketua Kelompok. Namun demikian penyuluh pendamping senantiasa hadir pada pertemuan kelompok. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Aris Penyuluh Pendamping Desa Kiringan yang selalu hadir mendampingi kendati waktu pertemuan malam hari " tambah Bapak Abdul Hadi Sekretaris kelompok yang bertindak selaku moderator pada pertemuan tersebut. Bapak Aris selaku penyuluh pendamping memberikan materi penyuluhan tentang sitem tanam jajar legowo. Sistem tanam jajar legowo akan meningkatkan produksi panen petani. Petani biasa menanam dengan system tegelan 20x20. Dengan gambaran yang lebih detail dan jelas apabila petani menerapkan system tanam jajar legowo 2:1 walau kelihatannya lebih longgar namun jumlah tanam lebih banyak. Kelebihan jajar legowo adalah jumlah anakan yang banyak, sinar matahari akan lebih mudah masuk sampai sela-sela tanaman sehingga kelembaban dapat ditekan dan serangan hama penyekit dapat diminimalisir. " Hasil demplot pada lahan percontohan menghasilkan hasil panen menigkat 20-30%. Menanggapi penjelasan tersebut petani menanyakan kaitanya gulma. "Biasanya gulma akan lebih banyak menyerang, Matun yang biasanya dua kali bisa 3 sampai empat kali" Bapak Tulus. Menanggapi tersebut bapak aris menyampaikan " salah satu metode pengendalian gulma gulma adalah pengolahan tanah yang baik, penggunaan herbisida yang tepat waktu, dosis dan pengairan berselang. Insyalloh gulam akan dapat dikendalikan" tambanya. Setelah mendapat penjelasan dan gambaran yang tuntas tentang jajar legowo 2:1 kelompok sepakat untuk musim tanam yang akan dating akan menerapkan system tanam jajar legowo 2:1 dilahan masing-masing. Penyuluh pendamping akan melakukan bimbingan teknis dilahan petani. (Aris FaJar R)