PETUNJUK TEKNIS SEDERHANA UNTUK MENENTUKAN JENIS PUPUK UNSUR NITROGEN PADA TANAMAN PADI oleh Irwan Hariadi, SP
Padi merupakan salah satu komoditi andalan nasional, sehaligus menjadi sumber bahan pangan pokok bangsa Indonesia. Ketersediaan pangan sangat mempengaruhi stabilitas nasional.Ketersediaan bersa sebagai pangan pokok sangat erat hubungannya dengan tingkat produktivitas tanaman padi. Tingkat produktivitas sangat dipengaruhi oleh kondisi pertumbuhan tanaman. Tingkat serangan hama penyakit, jenis varetas, ketersediaan air, cara pengelolaan merupakan elemen yang berpengaruh terhadap produktivitas tanaman. Hal yang paling penting adalah tersedianya unsur esensial / unsur yang tidak dapat digantikan dengan unsur lain sangat memberikan pengaruh yang nyata. Salah satu contoh adalah Nitrogen.Beberapa jenis pupuk sebagai sumber unsur nitrogen adalah Urea dan ZA (pupuk tunggal), NPK Phosnka, NPK Pelangi (pupuk majemuk). Unsur Nitrogen harus bisa tersedia dengan sempurna untuk maksimalnya pertumbuhan tanaman padi.Permasalahan yang sering timbul di lapangan adalah seringkali penggunan pupuk Urea atau ZA terkesan tidak efektif bahkan semakin menambah kerusakan tanaman. Hal ini terkait dengan keadaan asam basa dalam tanah.Salah satu cara sederhana untuk menentukan jenis pupuk yang digunakan adalah dengan mengginakan kunyit. Kunyit sebagai salah satu indikator yang dapat menunjukkan sifat asam basa (pH) dalam tanah.Caranya, sediakan kunyit sebesar jari telunjuk, kemudian potong menjadi dua. Salah satu potongan dimasukkan kedalam tanah basah yang akan diukur pH nya. Tunggu sekitar 30 menit dan kemudian ambil kunyit dan perhatikan perubahan warna. Jika warna bagian yang terpotong tadi menjadi memudar berarti tanah bersifat masam dan jenis pupuk yang dipergunakan adalah Urea, sedangkan jika kunyit berubah menjadi biru berarti tanah bersifat basa dan pergunakan pupuk Za. Sedangkan jika potongan kunyit berwarna tetap berarti tanah bersifat netral dan pilih salah satu jenis pupuk yang dipakai.Cara sederhana ini sudah sering dilakukan dan menunjukkan tingkat akurasi yang cukup tinggi secara kwalitatif.