PLASTIKISASI UNTUK PENGENDALIAN LALAT BUAH (Hellopeltis .sp) PADA TANAMAN KAKAO
Abung Barat 11, November 2019. Hellopeltis sp merupakan nama hama penghisap buah kakao. Hama ini merupakan hama utama pada buah kakao. Hama ini menyerang dengan cara menusuk dan menghisap cairan buah muda kakao sehingga menyebabkan matinya buah itu. Serangan pada buah berumur sedang mengakibatkan buah abnormal. Serangan ini biasanya menurunkan produksi sebanyak 42%. Serangan hama ini pada stadium nimfa dan imago menimbulkan kerusakan pada tanaman kakao dengan cara menusukkan stylet pada jaringan tanaman dan menghisap cairan sel yang ada didalamnya dan bersama itu pula hellopeltis mengeluarkan racun yang dapat mematikan jaringan buah. Akibatnya timbul bercak-bercak cekung berwarna coklat kehitaman. Serangan pada buah muda menyebabkan buah mati. Bercak pada buah yang terkena serangan barat akan menyatu sehingga jika buah dapat berkembang permukaan kulit buah retak dan terjadi mal formasi yang dapat menghambat perkembangan biji dalam buah. Pengendaliannya yang paling aman dan efektif adalah dengan penerapan tehnik plastikisasi atau sarungisasi pada buah kakao. Plastikisasi ini diaplikasikan pada buah muda berukuran 5-8 cm dengan plastic bening. Tehnik ini sangat efektif pada tanaman yang masih pendek. Kantong plastic yang digunakan adalah kantong plastic bening yang dijual ditoko pertanian atau kantong plastic gula. Caranya dengan mengikatujung bagian atas plastic pada tangkai buah dan ujung bagian bawah dibiarkan terbuka yang bertujuan supaya imago tidak bisa meletakkan telurnya pada kulit buah sehingga buah terhindar dari serangan hama ini. Tetapi perlu diingat untuk menghindari tehnik ini pada saat musim hujan Karena jamur Phytoptora suka menyerang buah kakao pada kelembaban tinggi Plastikisasi ini sudah banyak diterapkan di Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan yang merupakan daerah sentra kakao di Lampung. Di desa Bumi Mandiri Kec. Abung Barat teknik plastikisasi ini baru diperkenalkan dengan harapan teknik ini cepat segera diterapkan juga di kecamatan Abung Barat agar hama ini bisa segera diatasi dan penurunan produksi kakao tidak akan terjadi lagi diwililayah Kec. Abung Barat. Ini merupakan tugas PPL untuk lebih bekerja giat dan mendesak para petani kakao agar mau menerapkan teknik plastikisasi ini. (Heni nur Rochmawati, S.P./ PPL UPTD Dinas Pertanian Kec. Abung Barat Kab. Lampung Utara).