Loading...

POC DARI AIR KELAPA

POC DARI AIR KELAPA
Untuk meningkatkan produktivitas tanah dan tanaman tidak harus mahal-mahal. Sebab, banyak bahan organik di sekitar kita, mungkin gratis, yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kesuburan tanah. Salah satu di antara sekian banyak bahan baku pupuk yang murah meriah adalah air kelapa. Air bernutrisi ini jika pintar kita memanfaatkannya akan menjadi pupuk organik cair yang mengandung sejumlah unsur hara makro dan mikro serta mikroorganisme yang menguntungkan untuk kesuburan tanah. Air kelapa rupanya mengandung nutrisi penting seperti karbohidrat, gula, mineral, asam amino dan lainnya. Bahkan, air kelapa sebagai salah satu sumber hara untuk tanaman. ternyata menyimpan unsur-unsur hara seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), Mg, Ca, dan sejumlah unsur mikro seperti Mn, Zn dan lainnya yang bermanfaat untuk tanaman. Untuk menghasilkan nutrisi berupa pupuk organik cair, maka pelibatan mikroorganisme selektif dan aktif, disebut juga dengan bioaktivator, sangat diperlukan. Dengan adanya mikroorganisme, EM4 misalnya, maka perombakan air kelapa berjalan cepat dan menghasilkan unsur-unsur hara yang bermanfaat sebagai nutrisi tanaman. Cara Mengolah Air Kelapa Menjadi Pupuk Organik Cair Bagaimana cara membuat POC air kelapa? Berikut ini langkah-langkah untuk pembuatan POC air kelapa.Alat-alat :• Ember tutup isi 30 liter........1 buah• Pengaduk kayu...............1 buah• Penyaring halusBahan-bahan :• Air kelapa (kelapa yang kira-kira umur 7-8 bulan)......25 liter• EM4(effective Microorganism)..........25 ml• Molase atau tetes tebu.......50 ml (alternatif molase bisa pakai gula putih 50 gram)Langkah membuat POC air kelapa :1. Isi ember dengan air kelapa. Gunakan penyaring yang halus agar tidak terikut bahan-bahan kasar lainnya seperti sabut, batok, dan lainnya ke dalam air kelapa.2. Larutkan gula pada tempat terpisah dan tambahkan EM4. Aduk hingga merata3. Masukkan larutan tadi di atas (gula + EM4) ke dalam ember. Aduk-aduk hingga tercampur secara merata.4. Tutup rapat dan simpan di tempat yang tidak terkena matahari secara langsung.5. Lakukan pengadukan larutan air kelapa setiap hari sekitar +/- 1 menit, lalu tutup kembali. Pengadukan dilakukan setiap hari, yaitu mulai hari ke-2 sampai hari ke-10.6. Pupuk organik cair (POC) air kelapa yang sudah selesai difermentasi, kira-kira pada hari ke-10, sudah bisa diambil dan digunakan ke tanaman. Proses fermentasi berjalan sukses ditandai dengan bau khas seperti bau tape atau tidak berbau busuk. (oleh : Mahmuddin Dani, STP, M.Si)