Loading...

POHON NAUNGAN BAGI TANAMAN KAKAO

POHON NAUNGAN BAGI TANAMAN KAKAO
Ir. Yudi Antoro KJF Kabupaten Mamuju Pada awalnya tanaman kakao adalah tanaman hutan. Sifatnya yang tumbuh Bersama dengan tanaman lain sehingga dalam budidayanya tetap membutuhkan tanaman lainnya yang biasa disebut dengan tanaman pelindung atau Tanaman naungan. Tanaman Naungan pada umumnya merupakan Tanaman lain yang sengaja ditanam di areal pertanaman yang berfungsi untuk melindungi tanaman Pokok dari paparan sinar matahari penuh. Pemilihan Tanaman Pelindung, perlu mempertimbangkan banyak hal, karna disamping mamfaatnya juga dapat merugikan tanaman pokok. Jadi dalam pemilihan Jenis pohon pelindung ada beberapa kriteria yang harus terpenuhi antara lain : perakaran dalam, daun berukuran kecil dan gampang lapuk serta tahan terhadap pemangkasan, kemudian selanjutnya mampu tidak tanaman naungan tersebut bersimbiosis mutualisme dengan Tanaman pokok. Pertimbangan tersebut dibutuhkan karena pohon pelindung dapat menyebabkan bertambahnya biaya pemeliharan, bersaing memperebutkan unsur hara dan dapat menjadi inang bagi hama dan penyakit. Fungsi utama dari pohon naungan adalah sebagai pelindung daun, menciptakan iklim mikro, menghindari pencucian hara dan menambah kesuburan Tanah. Funsi tersebut harus dimaksimalkan. Karena funsinya yang dapat mempengaruhi produksi maka perlu diatur jarak tanamnya seperti 3 x 6 m atau 2 : 1 dan dapat dikurangi sejalan dengan bertambahnya umur tanaman kakao sampai maksimal 4 : 1. Karena fungsinya sebagai naungan maka tanaman pelindung harus ditanam lebih dahulu dari tanaman pokok, minimal enam bulan sebelum penanaman tanaman pokok atau tergantung jenis pohon pelindungnya.