POKTAN BALONGBESUK KEC. DIWEK – KAB. JOMBANG TERAPKAN TANAM PADI DENGAN MESIN TANAM (TRANSPLANTER)
Dalam jangka panjang Indonesia diperkirakan masih harus mengimpor beras untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri yang terus meningkat. Meningkatnya biaya produksi, keterbatasan tenaga kerja, disisi lain harga komoditi padi relatif tetap telah mempersulit upaya menuju swasembada beras.Kegiatan tanam pada budidaya padi memerlukan banyak tenaga, yakni sekitar 25 % dari seluruh kebutuhan tenaga kerja budidaya. Teknologi mekanisasi budidaya padi telah banyak diintroduksikan, namun sampai saat ini belum sepenuhnya dilaksanakan. Mekanisasi sebagai alternatif solusi tenaga tanam dilaksanakan dengan penggunaan alsin penanam bibit padi (rice transplanter).Dengan menggunakan mesin tanam ini ada banyak manfaat yang dirasakan, perubahan perilaku untuk menanam padi dengan umur bibit muda, jarak yang lebih lebar, jumlah tanaman tiap tancap yang lebih iwir dapat dengan mudah diterapkan. Yang mana jika menggunakan tenaga tanam manusia hal tersebut merupakan hal yang sangat sulit utuk dirubah. Hal lain yang juga dirasakan adalah denagn semakin berkurangnya tenaga tanam. Secara visual dapat dilihat bahwa tenaga tanam padi sawah yang umumnya didominasi wanita saat ini komposisi (lebih 90 %) usianya diatas 50 tahun. Hal tersebut menunjukkan minat generasi muda untuk menjadi tenaga tanam sudah berkurang, prediksi 5 sampai 10 tahun kedepan beberapa daerah sentra produksi padi akan mengalami kesulitan tenaga tanam padi sawah Dengan kata lain mesin tanam ini merupakan solusi untuk menjawab masalah tenaga tanam.Namun kita semua tahu, setiap hal ada segi positif pasti ada juga segi negatifnya. Jika dilihat ada banyak manfaat yang dirasakan dengan menggunakan mesin tanam, akan tetapi masalah yang sampai saat ini masih dirasakan adalah mahalnya harga mesin tanam padi. Dan hal inilah yang menyebabkan masih terbatasnya jumlah mesin tanam padi yang ada di setiap wilayah. Akan tetapi pemrintah tentu saja tidak menutup mata dengan hal tersebut, yang mana terbukti dengan adanya bantuan mesin tanam padi untuk kelompok tani ataupun Gapoktan secara bertahap. Dan semoga beberapa waktu kedepan kebutuhan mesin tanam padi bisa segera teratasi. Penulis : Nur Azifatul Lailia,SP (THL TBPP BPP DIWEK KAB.JOMBANG)