Petani Lembang Uluway Barat, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja bersorak gembira melihat dampak bantuan pemerintah berupa kegiatan Brigade Turun Sawah karena mereka dapat melakukan Pola Tanam Semusim. Hal ini disampaikan petani dalam kunjungan supervisi Koordinator BPP mengkendek pada hari sabtu, 30 Nopember 2019. Brigade turun sawah membantu petani dalam pengolahan lahan sawah baik dari segi alsintan maupun tenaga kerja sehingga penanaman padi dapat dilakukan secara serentak. Dengan Pola Tanam Semusim, hama terkendali dan produksi padi meningkat. Pola Tanam Semusim/Brigade Turun Sawah adalah salah satu Program Bupati Tana Toraja dalam rangka memaksimalkan fungsi lahan sawah untuk tanaman padi. Di Kecamatan Mengkendek, program ini sudah dilaksanakan selama tiga tahun yaitu sejak tahun 2017 dan masih akan berlanjut hingga tahun 2020. Pada tahun 2019 ini, Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja melaksanakan 25 Zona Pola Tanam Semusim atau Brigade Turun Sawah. Satu zona terdiri dari 8 unit hand traktor yang melayani pengolahan lahan sawah minimal 20 ha selama 14 hari kerja. Pemerintah Kabupaten Tana Toraja mengucurkan dana APBD kabupaten untuk membiayai upah operator, solar, dan lain-lain. Peran penyuluh pertanian dalam kegiatan ini memberikan sosialisasi, menjelaskan tujuan dan manfaat kegiatan kepada masyarakat tani serta melakukan pendampingan bersama Babinsa yang bertugas di wilayahnya masing-masing Ir. Kristian Deny, dalam supervisinya mengatakan “banyak manfaat yang sudah dirasakan oleh petani. Sebelum kegiatan Pola Tanam Semusim dilaksanakan, tidak sedikit lahan sawah yang bero dan waktu turun sawah tidak serempak, sehingga serangan hama penyakit seringkali menyerang tanaman padi. Namun dengan adanya kegiatan ini lahan sawah yang bero sudah semakin berkurang dan waktu turun sawah sudah mulai serempak. Hama terkendali, wajah petani pun akan selalu dihiasi senyum kegembiraan”. (Al3s) Sumber berita: BPP Mengkendek