POTENSI KOMODITI KELAPA GENJAH DI WKPP WURAN KECAMATAN KARUSEN JANANG KABUPATEN BARITO TIMUR KALTENG
Pada hari ini (Rabu, 13-3-2018) BPP KARUSEN JANANG BARTIM KALTENG yang dikoordinir oleh KOORDINATOR BPP KARUSEN JANANG ARIANI KENMAN bersama jajaran penyuluh di BPP antar lain SUARIS KERAMIN, SP dkk melaksanakan kunjungan dan SUPERVISI ke WILAYAH KERJA PENYULUH (WKPP) / salah satunya desa WURAN, dan salah satu komoditi unggulan yang dikembangkan di WKPP WURAN adalah kepala genjah, pembinaan intensif dilaksanakan oleh BPP KARUSEN JANANG terutama yang rutin dilaksanakan oleh PENYULUH PERTANIAN SUARIS KERAMIN mulai hulu sampai hilir. Buah kelapa genjah umumnya hanya dimanfaatkan dalam bentuk kelapa muda (umur buah 8 bulan) untuk dikonsumsi sebagai kelapa segar dan bahan baku untuk pembuatan klapertaart dan selai kelapa. Bahkan buah kelapa genjah tua (umur buah 11-12 bulan) tidak memiliki nilai ekonomi, karena tidak dapat dijual dalam bentuk kelapa butiran dan diolah lanjut menjadi kopra. Salah satu usaha diversifikasi yang dapat dilakukan, yaitu mengolah buah kelapa genjah menjadi minyak melalui pengolahan cara basah dengan metode pemanasan. Sebanyak 7,1-8,4 liter minyak kelapa dapat dihasilkan dari pengolahan 200 butir buah kelapa genjah. Diperkirakan pada lahan seluas satu ha dapat diperoleh sekitar 700-820 liter minyak kelapa. Hasil ini diperoleh dengan asumsi pada lahan seluas satu ha ditanami 200 pohon kelapa dapat memproduksi 17.500-20.500 butir/ha/tahun. Diperkirakan apabila harga jual minyak kelapa Rp 20.000/liter, maka pendapatan bruto yang diperoleh sebesar Rp 14.000.000 – Rp 16.400.000. Minyak yang diperoleh dapat digunakan sebagai minyak goreng. Minyak goreng kelapa bukanlah sekedar minyak goreng biasa, karena mengandung asam laurat yang tinggi (48-50%). Asam laurat merupakan asam lemak utama yang terdapat pada daging buah kelapa. Keunggulan pengolahan minyak kelapa berbahan baku buah kelapa Genjah yaitu tidak memerlukan tenaga pemanjat pada saat panen karena pohonnya yang pendek. Pengolahan minyak goreng sehat cara basah dengan metode pemanasan sangat sesuai dilakukan pada skala petani/kelompok tani. Semoga dengan Adanya komoditi kelapa genjah di petani ini mampu meningkatkan kesejahteraan petani menuju kemandirian petani.#BPPkarusenJANANG.#DINASpertanianBARTIM. Kontributor foto SUARIS KERAMIN , SP (PPL BPP KARUSEN JANANG BARTIM KALTENG) EDITOR / NARASI LUKMANUL CHAKIM