PPL Kota Banjarbaru Bersedia Disunting Inseminator Untuk Mendukung UPSUS SIWAB
Tepat pada Selasa, 7 Maret 2017 di aula UPT BPP Banjarbaru Gg. Muslimin Komplek Kelapa Gading, para Inseminator se-Banjarbaru baik tingkat Kota maupun tingkat Provinsi bersama para PPL melaksanakan kegiatan koordinasi, sosialisasi dan evaluasi semen beku yang diadakan langsung oleh Balai Inseminasi Buatan (BIB) Provinsi Kalimantan Selatan. Pada kegiatan tersebut Kepala BIB, Ibu Drh. Suparmi, M. S menjelaskan bahwa dalam rangka mendukung Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB), diharapkan adanya kerjasama antara PPL dan Inseminator. Dari data 2016, jumlah akseptor kota Banjarbaru 410 hanya 140 yang terealisasi yang melakukan Inseminasi Buatan (IB). Tahun 2017 diharapkan dengan adanya titik-titik akseptor yang produktif, realisasi IB paling tidak mencapai 70% dari jumlah akseptor. Kenaikan persentasi tersebut nantinya merupakan salah satu dukungan Kota Banjarbaru pada UPSUS SIWAB sebagai Program Nasional Kementerian Pertanian Swasembada Pangan dari sumber hewan. Seperti juga yang diungkapkan Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru, Bapak Sugiyono, S. Sos, kegiatan UPSUS SIWAB ini akan melibatkan para PPL setempat sebagai penyampai informasi bahwa IB sangat dianjurkan untuk para peternak, mengingat masih banyaknya para peternak yang masih mengandalkan kawin alami pada budidaya ternak sapinya. Drh. Sasongko Nugroho Kepala Seksi Produksi dan Distribusi di BIB juga meyakinkan bahwa semen beku yang digunakan para Inseminator dihasilkan dari indukan yang benar-benar terjaga kualitasnya dan di kemas dengan teknologi yang modern. Hingga bisa dipastikan hasil IB akan mampu mendukung program swasenbada pangan dari sumber hewan sebagai salah satu indicator terlaksananya UPSUS SIWAB. Pemaparan ketiga Narasumber disambut hangat oleh rekan-rekan PPL dengan saling berjabat tangan dan foto bersama sebagai awal langkah bentuk kerjasama antara PPL dan Inseminator.